Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan koordinasi antar lembaga dalam menangani potensi gangguan keamanan, seperti aksi unjuk rasa atau kerumunan massa yang tidak terkendali.
Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tala AKBP M Junaeddy Johnny, Wakapolres Kompol Andri Hutagalung, serta pejabat utama Polres setempat.
Hadir pula Forkopimda Tala, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, perwakilan partai politik di daerah setempat, Kapolsek jajaran, personel Polres Tala, personel Kodim 1009/Tla, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP setempat.
Berbagai skenario simulasi diterapkan dalam latihan ini, termasuk penanganan massa anarkis, pembubaran kerumunan, serta teknik-teknik negosiasi.


