lenterakalimantan.com, RANTAU – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Amuntai, Tri Haryanto, A.Md.IP, S.H., M.H., beserta jajarannya, menghadiri puncak peringatan Hari Anak di Kabupaten Tapin dan sekaligus melakukan kunjungan silaturahmi ke PKBM Lathiiful Khabiir, Selasa (10/09/24).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PKBM Lathiiful Khabiir, Ir. Syahdani Apasha, menyatakan bahwa kunjungan Kepala Bapas Kelas II Amuntai ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas tindak lanjut dan evaluasi kerjasama yang telah terjalin.
“Kunjungan ini tentu saja memberikan semangat tambahan bagi kami sebagai pengajar. Kami berharap kerjasama antara Bapas Amuntai dan PKBM Lathiiful Khabiir bisa terus berlanjut,” ucapnya singkat.
Sementara itu, Tri Haryanto menjelaskan bahwa sebagai kepala Bapas yang baru, kunjungan ini dimaksudkan untuk meninjau serta mengevaluasi program-program yang sudah berjalan, terutama terkait kerjasama antara Bapas dan PKBM Lathiiful Khabiir dalam pembinaan mantan narapidana.
“Kerjasama dengan PKBM Lathiiful Khabiir dapat dikatakan menjadi penyeimbang bagi Bapas, karena tugas kami adalah melakukan pemantauan terhadap mereka yang telah menyelesaikan masa pidana atau (klien),” ujarnya.
Di hadapan para klien yang hadir, Tri Haryanto mengimbau agar seluruh mantan warga binaan mengikuti semua program pelatihan yang diselenggarakan di PKBM Lathiiful Khabiir dengan serius.
“Kami berharap semua klien mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Bagi yang belum memiliki pekerjaan tetap, jika sudah memiliki keterampilan, diharapkan ke depannya mereka dapat mandiri di masyarakat,” katanya.
Tri Haryanto juga menyebutkan bahwa PKBM Lathiiful Khabiir menyediakan berbagai bidang pelatihan, seperti budidaya ikan dan lainnya, yang harus diikuti dengan baik. Selain itu, di PKBM ini, klien yang belum memiliki ijazah bisa mengikuti program pendidikan kesetaraan dan mendapatkan ijazah secara gratis.
“Dengan belajar dan mengikuti pelatihan yang diberikan, kami berharap mereka dapat mandiri dan kembali berkumpul dengan keluarga di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Bapas Amuntai akan terus mengevaluasi kegiatan yang berjalan serta meningkatkan kerjasama dengan PKBM Lathiiful Khabiir untuk membina mantan narapidana agar dapat hidup mandiri.
“Melalui kerjasama ini, bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan, dapat bekerja sama dengan PKBM Lathiiful Khabiir. Yang terpenting adalah mengikuti semua pelatihan yang diberikan, termasuk pelatihan komputer, dengan serius,” pungkasnya.


