lenterakalimantan.com, PARINGIN – Di momen Hari Pengentasan Kemiskinan Internasional yang jatuh pada 17 Oktober 2024, Pemkab Balangan menegaskan komitmennya untuk mengentaskan kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, melalui langkah-langkah terintegrasi.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pembangunan Setda Balangan, Taufiqurrahman, kepada awak media, Kamis (17/10/2024).
“Salah satu strategi kami yakni mengurangi kantong-kantong kemiskinan melalui upaya pencegahan tumbuhnya permukiman kumuh, dengan menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ucapnya.
Menurutnya, Pemkab Balangan saat ini fokus pada program bedah rumah dengan total 908 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang ditingkatkan kualitasnya. Dari jumlah tersebut, 738 unit rumah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (Dinas PUPR Perkim), sementara 170 unit lainnya ditangani oleh Dinas Sosial.
“Sebaran program ini mencakup delapan kecamatan di Kabupaten Balangan, dengan tambahan 30 unit rumah khusus untuk korban bencana di wilayah Juai, Lampihong, Halong, dan Paringin Selatan,” bebernya.
Ia menambahkan, upaya ini dianggap mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga mereka dapat memiliki rumah yang lebih layak huni, sehat, dan nyaman.
“Melalui langkah ini, Kabupaten Balangan berupaya mewujudkan masyarakat yang adil, damai, dan inklusif, sesuai dengan tema Hari Pengentasan Kemiskinan Internasional tahun ini “Mengakhiri Penganiayaan Sosial dan Kelembagaan, Bertindak Bersama untuk Masyarakat yang Adil, Damai, dan Inklusif,” jelas Kabag Administrasi Pembangunan Setda Balangan, Taufiqurrahman.


