lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Calon bupati (cabup) Tanah Laut (Tala), nomor 1 Haji Rahmat Trianto, berjanji bakal menuntaskan persoalan infrastruktur di Desa Riam Adungan dan Salaman, Kecamatan Kintap.
Cabup Haji Rahmat beserta rombongan, Ketua Tim Sukses Haji Noor Ifansyah dan Haji Iriansyah Relawan RaZa, mendatangi dua desa yang paling terjauh dari kota Pelaihari.
Dua desa tersebut dengan jarak tempuh dari kota Pelaihari diperkirakan hampir sekitar 73 Km. Tidak mudah dijangkau dan bisa dikategorikan desa tertinggal.
Pasalnya infrastruktur jalan yang dilalui ke dua desa sangatlah sulit, jalan tanah bergelombang, licin dan berdebu, melintasi perkebunan sawit dan pertambangan batu bara.
Pantas saja dengan kondisi yang jalan sulit dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat warga di Desa Salaman dan Riam Adungan kerap dikatakan terisolir.
Dari pantauan media ini, tampak warga dua desa menyambut antusias kehadiran cabup Haji Rahmat, bagi warga merasa senang jauh-jauh cabup Haji Rahmat sudah berkenan datang dan memperhatikan mereka, melihat langsung kondisi desa.
“Saya melihat permasalahan jalan di dua desa ini sejak lama mulai tahun 2009 sampai 2015 seterusnya hingga Agustus jalan tidak bisa diaspal karena masuk kawasan hutan,” kata Haji Rahmat.
Ia menegaskan, sejak bulan Agustus pihaknya bertemu dengan Menteri Kehutanan dan Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan. Pada saat Launching Bio Solar di Tanah Bumbu.
Menyelesaikan persoalan jalan Desa Salaman dan Riam Adungan yang sudah lama diinginkan warganya ada pembangunan.
“Waktu itu saya minta acc agar kawasan di tempat ini dapat digunakan aspal dan insyaallah jalan di dua desa bisa dilakukan pengerasan sesuai dengan anggaran tahun depan,” ucapnya.

Menurut Haji Rahmat, setelah berkunjung ke dua desa bukan saja merasakan jalan yang sulit, namun sinyal knternet pula sulit dijangkau, bahkan satu desa cuma ada satu sekolah SD.
Sebab itu pasangan RaZa membikin Bersama Membangun Tanah Laut kata Haji Rahmat, semua dilibatkan dengan padat karya per RT.
“Supaya semuanya bertanggung jawab dengan pembangunan yang ada di Tanah Laut, mulai tingkat RT, desa dan kecamatan,” katanya.
Haji Rahmat menegaskan, pihaknya datang ke Desa Riam Adungan dan Salaman untuk menghormati warga desa yang tidak tersentuh.
“Kami datang ke desa ini mempunyai niat baik, menuntaskan pembangunan yang belum selesai,” tutupnya.
Terpisah salah satu warga Desa Riam Adungan, Mursani mengaku puas dan senang, setelah mendengar apa yang disampaikan cabup Haji Rahmat yang telah menjawab semua keinginan warga.
“Haji Rahmat akan menjadikan akses jalan ke Desa Riam Adungan lebih baik, dan itu harapan semua warga yang sudah lama,” katanya.


