• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Muhammadiyah Barut Sebut Penggagalan Pembahasan APBD Perubahan 2024 Cenderung Bermuatan Politis
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Muhammadiyah Barut Sebut Penggagalan Pembahasan APBD Perubahan 2024 Cenderung Bermuatan Politis
BeritaKALIMANTAN TENGAHLegislator

Muhammadiyah Barut Sebut Penggagalan Pembahasan APBD Perubahan 2024 Cenderung Bermuatan Politis

Noni Gasiati
Noni Gasiati
Share
3 Min Read
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barut, Dadang Ma’mun. Foto: Istimewa
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barut, Dadang Ma’mun. Foto: Istimewa
SHARE

lenterakalimantan.com, MUARA TEWEH – Polemik gagalnya beberapa kali pembahasan rapat paripurna DPRD Barito Utara (Barut) soal APBD perubahan 2024 menuai kritik dan respon keras dari berbagai kalangan. Tak terkecuali tokoh organisasi massa Islam terbesar kedua di Indonesia, yaitu Muhammadiyah.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barut, Dadang Ma’mun, mengatakan jika kejadian ini tertaut dengan tentetan dan historikal yang mudah dibaca. Dari historikal tersebut rasanya sangat sulit pihaknya menafikan jika 6 kali kegagalan paripurna tidak bermuatan politis. Apalagi dikatakan demi kepentingan orang banyak.

“Ada aturan mengenai batasan waktu pembahasan anggaran perubahan. Artinya itu emergency. Sejak awal harusnya mereka paham bagaimana caranya menyingkat waktu rapat supaya semua dinas terkait mendapat giliran. Bukan menghabiskan waktu pada 1 dinas dan berputar pada domain definisi SILPA yang tak pernah bisa dipahami,” kata Dadang.

Dadang yang juga adalah Ketua Takmir Masjid Attaqwa ini mencoba meng-counter pendapat salah satu pentolan fraksi yang mengatakan ‘rasanya’ pernah mengajukan usulan ABT pada waktu Covid-19 tapi ditolak.

Dia bertanya, apakah sang pimpinan fraksi tak tahu, pada Covid-19 anggaran memang berfokus kepada refocusing pandemi, jelas saja ditolak. Jadi kasusnya berbeda. Apalagi jika katanya ini berbasis pada ungkapan ‘rasanya’ yang sangat sulit dipertanggungjawabkan.

“Mengenai penerimaan ASN dan P3K yang bisa lewat mana saja, betul bisa. Tapi pelaksanaan seperti validasi keaslian berkas, tes CAT, itu tetap sektoral dan dilaksanakan di daerah formasi. Sebagai wakil rakyat harusnya tahu hal ini dan bisa berpikir secara objektif melaksanakan amanah konstitusi dengan sebaik-baiknya. Tanpa mendahulukan ego dan kepentingan politik kelompok,” sambung Dadang.

Dadang juga mengatakan, kenapa ini disebut bermuatan politis pilkada. Karena puluhan tahun hampir tak ada sejarah paripurna diboikot agar tidak disahkan. Sebab momennya bukan momen pilkada yang diliputi dengan kecurigaan akan adanya anggaran yang berpihak kepada salah satu paslon. Kedua, tidak semua perencanaan sempurna. Tujuan anggaran perubahan adalah meng-cover yang tidak terencana pada anggaran murni.

“Sikap ini sangat kekanakan. Seperti sikap anak kecil yang tak dapat permen, karena kepentingannya menikmati permen tak terpenuhi, lalu merajuk nggak mau sekolah,” pungkas Dadang.

Dari pantauan media ini ternyata di samping anggaran pendidikan dan kesehatan terkendala, juga ada beberapa rumah ibadah yang karena sudah disetujui TAPD mengingat waktu mendesak, lebih duluan merenovasi bahkan memesan ambal.

Ternyata tak bisa dibayarkan karena anggaran perubahan tak disetujui oleh anggota DPRD dari koalisi perubahan. Seperti masjid Attaqwa Tumenggung Surapati dan Masjid Agung Karang Jawa. Tidak menutup kemungkinan ada juga rumah ibadah lain yang terkendala.

Terpopuler

KONI Kalsel
Hasnuryadi Disebut Jadi Kandidat Kuat Ketua KONI Kalsel
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Pemko Banjarmasin Serahkan Bantuan Kepada Ahli Waris Pejuang Kemerdekaan

Xavi Hernandez Buka Suara Terkait Keputusan Busquest Pensiun di Timnas Spanyol

Perayaan Spektakuler 27 Tahun Mandala Finance, Mandala PeRak Guncang Banjarmasin

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Simpang Empat, Pelaku HA Peragakan 13 Adegan, Orang Tua Korban Menangis Pilu

PT AHM-PT Trio Motor Jalankan Program ESG Mission: Engaging For The Future

Pj Bupati Syamsir: Menteri Erick Thohir Sudah Tanda Tangani Surat Pelepasan Jalan PTPN IV di Tala

Satgas TMMD Ke-121 Kodim HSS Tukar Wawasan Budidaya Lele

Bupati Kapuas Dorong Ketahanan Pangan Desa Tamban Luar

Paman Birin Pimpin Peringatan HUT ke-79 RI

Bank Muamalat – Pengurus Wilayah Muhammadiyah Eratkan Sinergi

TAGGED:Barito UtaraCenderung Bermuatan PolitisMuara TewehMuhammadiyah BarutPenggagalan Pembahasan APBD Perubahan 2024
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Kabupaten Balangan lakukan penurunan stunting melalui penguatan Kampung KB. Foto: Windi/lenterkalimantan.com Lewat Penguatan Kampung KB, Balangan Berupaya Turunkan Kasus Stunting
Next Article Program Kilau Uang Kaget Lagi x Bedah Rumah Lagi bersama Rizki Ridho. Foto: MNCTV Uang Kaget Lagi x Bedah Rumah Siap Membantu Keluarga Bapak Didik yang Bekerja Sebagai Buruh Tambak Ikan

Latest News

Perkuat SDM Lokal, Bupati Tabalong Jajaki Kerja Sama dengan BBPVP Bekasi
Berita April 25, 2026
Pembangunan Jembatan Garuda Dikebut, Warga Ikut Terlibat
Berita April 25, 2026
DWP Kaltim Padukan Pertemuan Rutin dengan Edukasi Penanganan Cedera
Berita April 25, 2026
TNI dan Warga Siapkan Pengecoran Lantai Jembatan Garuda
Berita April 25, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?