lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, menggelar Layanan pembayaran zakat bagi kepala satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) forkopimda, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banjarmasin pada Selasa (25/3/2025).
Kegiatan yang bertajuk “Cahaya Zakat Keajaiban Muzaki dan Mustahik” ini berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin. Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Ikhsan Budiman secara resmi membuka kegiatan.
Turut berhadir Ketua Baznas Banjarmasin, H Riduan Masykur, sejumlah kepala SKPD, forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), Direktur BUMN, BUMD serta jajaran terkait.
Baca Juga : Tiga Prioritas RPJMD Kalsel 2025-2029
Sekda Ikhsan Budiman menyampaikan kegiatan keteladanan pemimpin berzakat ini digelar setiap setahun sekali khusus di bulan suci Ramadan.
“Pimpinan SKPD dan di luar SKPD dapat menyalurkan kewajiban zakatnya melalui Baznas Kota Banjarmasin,” ajak Ikhsan.
Ia melanjutkan, selain menjalankan kewajiban seorang muslim, membayar zakat juga berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat, memperkuat rasa kepedulian sosial serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat.
“Baznas Kota Banjarmasin memiliki beberapa program yang langsung menyentuh masyarakat, contohnya pengentasan kemiskinan, stunting, perbaikan infrastruktur serta bedah rumah kepada masyarakat kurang mampu di Banjarmasin,” jelasnya.
Ikhsan menutup dengan pernyataan penyaluran zakat harapannya dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat dan pengembangan kota Banjarmasin.
“Selain itu, mudah-mudahan zakat dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Senada dengan Ikhsan, Ketua Baznas Banjarmasin, Riduan Masykur menyampaikan target Baznas Banjarmasin dalam program Layanan Pembayaran Zakat kali ini sebesar 5—10 miliar, infaq serta serdekah (ZIS).
Baca Juga : DJP Kalselteng Layangkan 167 Surat Paksa Serentak
“Perkiraan sebesar 5—10 miliar. Saya pikir ini dapat menjadi lompatan untuk Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang belum terselesaikan,” bebernya.
Riduan melanjutkan pengumpulan zakat tidak hanya untuk keperluan program Rutilahu, akan tetapi juga program pengentasan sunting yang menyasar balita dan anak-anak serta perbaikan infrastruktur di Banjarmasin.
“Mudah-mudahan di era kepemimpinan baru di bawah H M Yamin HR kita mencapai hasil yang diharapkan bersama. Kemudian pemasukan zakat semakin besar agar program yang telah dirancang dapat terselesaikan,” tutupnya.
Editor: Tim Redaksi


