Lenterakalimantan.com, RANTAU – Gerakan pangan murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Tapin, bersinergi dengan Bazaar Ramadhan Dinas Pertanian, sukses menarik perhatian ratusan warga. Kegiatan ini digelar di Stadion Datu Muning, Selama (25/03), sebagai upaya meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan menekan inflasi.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tapin, H Yamani, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua TP PKK Hj Faridah Yamani, Sekda Tapin H Sufiansyah, Ketua DWP Hj Mashuriyah, Camat Tapin Utara, Kepala DKP Riza Ramadie, Kepala Dinas Pertanian Tri Asmoro, jajaran TP PKK, serta instansi terkait lainnya.
Bupati H Yamani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut di kegiatan-kegiatan lainnya dalam rangka pengendalian inflasi dan membantu masyarakat yang terdampak inflasi,” harapnya.
Kepala DKP Tapin, Riza Ramadie, menjelaskan bahwa gerakan pangan murah ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah, khususnya untuk menstabilkan harga barang kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako murah yang telah di subsidi menjelang hari raya Idul Fitri,” ungkapnya.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat berpenghasilan rendah dan yang terdampak kenaikan harga, seperti petugas kebersihan dan lainnya. DKP menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi seperti beras kemasan premium: Rp.50.000 / sak (500 sak), minyak goreng: Rp.12.000/liter (1000 liter), gula pasir: Rp.10.000/Kg (1 ton), telor ayam: Rp.15.000/rak (7500 butir).
“Bantuan ini diambil dari APBD II DPA dinas ketahanan pangan tahun 2025,” jelas Riza.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tapin, Tri Asmoro, menambahkan bahwa dalam Bazaar Ramadhan, dinas pertanian menyediakan 363 paket Ramadhan untuk masyarakat umum, petani, dan pekebun. Paket ini merupakan hasil sumbangan dari 9 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan 2 Bank di Tapin.
“Paket Ramadhan yang disediakan merupakan partisipasi dari beberapa perusahaan kelapa sawit, Bank BNI dan Bank Kalsel,” ungkapnya.
Paket Ramadhan senilai Rp.116.000 disubsidi Rp.66.000, sehingga masyarakat cukup membayar Rp.50.000. Isi paket terdiri dari beras 2 KG, minyak goreng 2 liter, susu 1 kaleng, dan teh 1 kotak.
“Uang hasil penjualan nantinya akan di sumbangkan lagi untuk panti asuhan,” tambah Tri Asmoro.
Selain paket Ramadhan, Bazaar juga menyediakan produk hortikultura dengan harga lebih murah dari pasar.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang menyerbu stan-stan penjualan. Gerakan Pangan Murah dan Bazaar Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meredakan tekanan inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.


