lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin memborong penghargaan terkait pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam Rapat Koordinasi (Rakoor) Pelayanan Publik Se-Kalsel yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Kamis (17/4/2025) pagi.
Acara yang diikuti pemimpin daerah se-Kalsel ini dibuka dengan opening speech oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin yang diwakili oleh Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman.
Kemudian dilanjutkan pemberian arahan dari Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto.
Purwadi Arianto berharap, pemerintah daerah bisa menggunakan hasil penilaian dari KemenPAN-RB sebagai alat navigasi pembenahan. Menurutnya, penilaian bukan sekadar angka, tapi juga cerminan hasil kinerja dan kualitas layanan.
“Pada tahun 2024 Indeks Pelayanan Publik (IPP) rata-rata nasional 4,02, tergolong sangat baik, sementara itu, Provinsi Kalsel mengalami peningkatan IPP, dengan nilai rata-rata 4,56. Bahkan, beberapa kabupaten atau kota mencapai angka A,” paparnya.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Penghargaan kategori Penyelenggara Pelayanan Publik dengan predikat Pelayanan Prima pada Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaran Pelayanan Publik (PEKPPP) 2024 oleh Wakil MenPANRB kepada Walikota Banjarmasin H M Yamin HR.
Kemudian, Penghargaan terkait Indeks Reformasi Birokrasi 2024 dengan Predikat A dan penghargaan terkait Implementasi Akuntabilitas Kinerja dengan Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) BB yang diserahkan langsung oleh Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman kepada M Yamin HR.
Kegiatan ini ditutup oleh peluncuran SP4N-LAPOR! yang diiringi penandatanganan komitmen bersama Pengaduan SP4N-LAPOR! oleh Kepala Daerah se-Kalimantan Selatan.
Terkait penghargaan yang telah diberikan, Purwadi Arianto berpesan agar pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong pelayanan publik berbasis teknologi yang dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan jangkauan bagi seluruh lapisan masyakat.
Ia juga mengingatkan agar walikota dan bupati di Kalsel agar tetap fokus dan jangan berpuas diri dengan penghargaan yang didapatkan.
“Momentum penghargaan ini diharapkan menjadi pendorong kita bersama untuk bekerja lebih baik lagi kedepan, kepada kepala daerah yang sudah meraih, saya ingatkan untuk terus fokus dan jangan bepuas diri, tetap berikan layanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Hadir pula dalam kegiatan, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Otok Kuswandaru dan Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat Kementerian PANRB Insan Fahmi.
Editor : RIAN


