Ia mengingatkan bahwa semua pihak harus menunjukkan etos kerja dan integritas, serta siap bekerja sama demi kemajuan daerah.
“Saya akan buktikan bahwa Tala bisa lebih maju dan sejahtera. Tapi kalau ada yang tidak mau kerja sama, lebih baik mundur. Jangan merasa bisa seenaknya karena punya jabatan,”tegasnya.
Tidak itu saja, ego sektoral antar dinas juga menjadi perhatian serius dalam arahannya. Bupati Rahmat mengingatkan bahwa sikap merasa lebih hebat dari instansi lain akan menghambat kinerja kolektif dan efektivitas program pemerintah.
“Masih ada dinas yang enggan berkoordinasi, yang akhirnya menghambat publikasi, pelaksanaan, hingga dukungan terhadap kegiatan. Padahal semua saling berkaitan. Jika kita hilangkan ego sektoral, soliditas pasti meningkat,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Bupati Rahmat memberikan peringatan keras terhadap ASN yang terlibat dalam manuver politik untuk mendapatkan jabatan. Ia menekankan bahwa profesionalitas dan integritas adalah hal utama dalam menentukan kepercayaan pimpinan.
Baca Juga : Bupati Rahmat Paparkan LKPJ di DPRD Tala, Capaian Pembangunan 2024 Sangat Memuaskan!
“Saya tidak ingin dengar lagi ada yang sibuk lobi sana-sini. Bekerjalah yang baik, yang benar, yang profesional. Kalau masih saja meminta jabatan lewat orang lain, itu sama saja tidak menghargai saya sebagai bupati, jika tidak menghargai saya, saya pun juga bisa tidak menghargai anda,” tandasnya.
Bupati Rahmat menutup dengan ajakan kepada seluruh jajaran untuk terus berinovasi, melakukan introspeksi, dan memahami dengan sungguh-sungguh tugas pokok serta fungsinya masing-masing demi mewujudkan pemerintahan yang solid dan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat Tala.
Editor : Rian


