lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin, melalui Dinas Pendidikan setempat melaksanakan Pengukuhan Guru Penggerak Kota Banjarmasin Angkatan ke-11, Rabu (23/4/2025).
Walikota Banjarmasin, H M Yamin HR mengukuhkan langsung sebanyak 138 Guru Penggerak Kota Banjarmasin, yang menjadi angkatan terakhir dari program guru penggerak.
Tampak hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Ryan Utama beserta sejumlah Kepala Sekolah di Banjarmasin.
Walikota Yamin menegaskan bahwa peran Guru Penggerak amatlah penting sebagai bagian dari agen perubahan dalam rangka mendorong transformasi pendidikan berkualitas, khususnya di Kota Banjarmasin.
“Selamat dan sukses untuk guru guru penggerak yang telah dikukuhkan hari ini. Mudahan ini bisa jadi amanah yang terbaik,” harap Walikota Yamin.
Hal ini, sambungnya, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan lewat metode pembelajaran yang lebih interaktif terhadap siswa, namun tetap berpegang teguh pada sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) yang sudah ada.
“Kita ingin Guru Penggerak menjadi teladan, semangat menjadi guru yang tergerak, bergerak dan menggerakkan bisa terus tertanam di dalam hati,” pesannya.
Walaupun saat ini tengah terjadi transisi kebijakan pemerintah pusat terkait program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) menjadi program Pendidikan Kepemimpinan Sekolah (PKS) yang masih dalam tahapan kaji.
Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalsel, memastikan sejumlah hak-hak Guru Penggerak tetap terakomodir. Sebab, menurut Pengembang Teknologi Pembelajaran BGTK Kalsel, Wahyu Fibriyanto, Guru Penggerak menjadi ujung tombak Kementerian Dasar dan Pendidikan (Kemendikdasmen).
“Artinya, Guru Penggerak tetap bisa menjadi kepala sekolah atau pengawas asalkan mencukupi syarat syarat administrasinya terpenuhi,” ungkap Wahyu.
Pemko Banjarmasin terus mendorong Guru Penggerak sebagai motor ekosistem pendidikan dengan mengedepankan prinsip-prinsip dan konsep kepemimpinan yang lebih kuat, di samping sajian pembelajaran yang lebih baik, inovatif dan menyenangkan.
Informasi terhimpun, rincian jumlah guru penggerak angkatan ke-11 yang dinyatakan lulus meliputi 2 orang untuk jenjang Taman Kanak-Kanak, 83 orang (SD), 19 orang (SMP), 25 orang (SMA), 8 orang (SMK) serta jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 1 orang.
Editor : RIAN


