Pada kesempatan kegiatan panen raya padi serentak di provinsi Kalimantan Selatan dipusatkan di Desa Panca Karya, Kabupaten Barito Kuala. Berhadir Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Prov Kalsel,Bupati Barito Kuala beserta wabup dan Pangdam IV Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus dan juga PLT Dirjen Lahan dan Irigasi, Kementerian Pertanian yakni Husnain Pertanian Kementerian Pertanian Rl melakukan panen seluas 20.237 hektar.
Dilokasi panen tersebut, petani telah melakukan musim tanam sebanyak 2 kali, bahkan sebagian petani ada yang telah melakukan tanam sampai 3 kali. Program oplah yang dijalankan oleh Kementan bersama Pemda Kalsel telah mampu meningkatkan indek pertanam padi (IP) sebesar 2. Sebagian besar padi ditanam dengan menggunakan Varietas lokal siam madu, dengan produksi rata-rata 6,2 ton/ha.
Kegiatan panen raya padi serentak di Kab. Barito Kuala juga bersamaan dilaksanakan di sentra produksi padi di kabupaten lain di Prov. Kalimantan Selatan yaitu di Kab. Banjar (desa Lok Tangga), Kab. Hulu Sungai Utara (desa Hambuku Hulu), Kab. Balangan (desa Sikontan), Kab. Tabalong (desa Pangelak), Kab. Hulu Sungai Selatan (desa Padang Batung), Kab. Hulu Sungai Tengah (Desa Cukan Lipai) dan Kab. Tapin (desa Timbaan).
Pada kesempatan yang langka ini, Bupati Batola Bahrul Ilmi yang merupakan sebagai anak petani juga merasakan, betapa kerasnya dalam menjalani profesi yang mulia tersebut. Sejak tahun 1992, dia bersyukur mampu memberangkatkan kedua orangtuanya sendiri berkat dunia pertanian.
“Dunia pertanian itu sangat menjanjikan. Kita juga sebagai anak petani, betapa kerja kerasnya menanam padi saat hujan dan panas. Menggunakan tenaga, jadi tidak mengenal lelah dengan alat tradisional itu,” ujarnya.
Kemudian, Bupati pemenang kontestasi 2024 itu menyampaikan keinginan kuat untuk bersinergitas antar stakeholder dalam mewujudkan ketahanan pangan di Banua. Bahkan, kini dukungan melalui alat Combine Harvester sangat mempermudah kinerja petani.
Baca Juga : Resah Surat Sumbangan Palsu, Kadis Kominfo Batola Akan Informasikan Langsung ke Masyarakat
Bahrul Ilmi juga sangat mendukung program nasional ini dengan melaksanakan pemberian program bantuan pinjaman pembelian pupuk bersubsidi tanpa bunga yang dibayar setelah tanam, membantu pembayaran premi Asuransi Usaha Tani Padi serta dukungan pengawalan pemanfaatan Alat mesin pertanian (alsintan) bantuan Pemerintah kepada Brigade Pangan di Barito Kuala.
Bupati Barito Kuala terlihat sangat bahagia dengan berulang kali menyampaikan rasa terimakasih dipilihnya Kabupaten Barito Kuala sebagai salah satu lokasi panen bersama Presiden Prabowo Subianto.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kita sebagai Kabupaten Batola yang dianggap area lahannya terluas antara 12 Kabupaten/Kota. Izin dukungan dan bimbingannya ke depan, semoga bisa melaksanakan pertanian yang sebagai ujung tombak di Kalsel,” pungkasnya.
Editor : Fra


