lenterakalimantan.com, MAROKO – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), bersama rombongan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, di Rabat, Rabu (27/8/2025).
Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Gubernur Kaltim dalam mendukung kafilah Indonesia yang tampil pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional di Maroko.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Kehadiran ini sangat istimewa, karena sebelumnya kafilah Indonesia biasanya hadir tanpa didampingi kepala daerah. Dukungan ini tentu menambah semangat para peserta,” ujar Dubes Yuyu.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia pernah meraih juara MTQ Internasional di Maroko pada 2022. “Semoga tahun ini kita bisa kembali juara, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” tambahnya.
Menurut Dubes, pemenang MTQ Internasional mendapat kesempatan langka bertemu langsung dengan Raja Maroko. “Penghargaan diberikan secara pribadi oleh Raja, dan itu menjadi kebanggaan luar biasa bagi para juara,” jelasnya.
Selain membahas dukungan MTQ, pertemuan juga menyinggung peluang kerja sama pendidikan. Setiap tahun Indonesia mendapatkan kuota 50 mahasiswa untuk kuliah di Maroko. Namun, jumlah tersebut belum pernah terpenuhi.
“Tahun ini hanya 44 mahasiswa yang datang. Sayang sekali kuota tidak penuh. Perlu evaluasi agar tahun depan bisa maksimal, bahkan ditambah mahasiswa dari Kalimantan Timur,” kata Dubes.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Harum menyatakan dukungan penuh melalui program pendidikan, termasuk GratisPol, agar generasi muda Kaltim berani mengambil kesempatan belajar di luar negeri, khususnya di Maroko.
Menurut Gubernur Harum, pertemuan ini menjadi momentum penting mempererat hubungan diplomatik Indonesia–Maroko. “Ini juga wujud nyata dukungan daerah dalam mengharumkan nama bangsa melalui MTQ internasional dan pendidikan global,” ucapnya.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Harum didampingi Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suralidah Harum, Ketua LPTQ Kaltim Sri Wahyuni, Wakil Ketua Dasmiah, serta pelatih dan official.


