lenterakalimantan.com, PARINGIN – Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus bergerak bersama melanjutkan semangat Merdeka Belajar.
Ajakan itu ia sampaikan saat memimpin peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (5/5/2025).
Nampak hadir Ketua dan Anggota DPRD, Jajaran Forkopimda, SKPD, para guru, hingga pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Di kesempatan itu, Wabup Balangan, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi, dan memperkuat arah pembangunan pendidikan di Balangan.
“Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’, menjadi pengingat bahwa pendidikan harus terus berkembang melalui kolaborasi, inovasi, dan pemerataan akses,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemkab Balangan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, termasuk pembangunan infrastruktur sekolah, peningkatan kualitas guru, serta menjangkau layanan pendidikan hingga ke pelosok desa.
“Pendidikan adalah pilar utama pembangunan daerah. Generasi emas Balangan harus dipersiapkan sejak sekarang dengan pendidikan yang merata dan bermutu,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi sebuah pemicu semangat bersama dalam membenahi dunia pendidikan.
“Hardiknas bukan sekadar mengenang tokoh pendidikan, tapi juga menumbuhkan semangat kolektif untuk mempercepat transformasi pendidikan di daerah. Kami terus mendorong satuan pendidikan untuk aktif menerapkan prinsip Merdeka Belajar di kelas,” ujar Abiji.
Ia menambahkan bahwa Dinas Pendidikan akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan dunia usaha, dalam mendukung ekosistem pendidikan yang inklusif, kreatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Rangkaian kegiatan Hardiknas 2025 di Balangan ditutup dengan pembacaan ikrar pendidikan dan pertunjukan seni dari siswa-siswi berbagai sekolah yang menampilkan kekayaan budaya lokal dan semangat kebangsaan.
Editor: Rian


