lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menerima audiensi dari perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (23/5/2025) di ruang rapat Walikota.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menyampaikan hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran daerah, serta peran fiskal Banjarmasin dalam pengendalian inflasi yang kian kompleks.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Muhammad Yamin, jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hadir pula Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani.
BACA JUGA : Walikota Banjarmasin Buka FORDA VII Kalsel 2025, Diikuti 6.002 Peserta
Dalam sambutannya, Walikota Yamin menekankan pentingnya masukan dari BPKP sebagai bagian dari proses perbaikan tata kelola fiskal dan strategi pembangunan jangka panjang.
“Kami menyadari masih banyak catatan penting, termasuk terkait terbatasnya peran fiskal. Namun, ini justru menjadi pemicu semangat kami untuk memperbaiki. Evaluasi ini akan menjadi dasar dalam menyusun langkah ke depan guna menjawab tantangan pembangunan di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Yamin juga menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemko, BPKP, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar kebijakan fiskal dapat lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.
“Kami berharap audiensi seperti ini tidak sekadar menghasilkan laporan, tapi juga mampu melahirkan inovasi dan semangat baru bagi OPD dan SKPD kami. Bimbingan dari BPKP sangat kami butuhkan untuk mendorong pemerintahan yang lebih efektif dan sejahtera,” tambahnya.
BACA JUGA : Emado’s Resmi Buka Gerai Baru di Banjarmasin
Sementara itu, Asisten II Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari refleksi menyeluruh terhadap pelaksanaan anggaran dan integrasi kebijakan nasional ke dalam rencana pembangunan daerah.
“Audiensi ini bukan semata evaluasi, melainkan review menyeluruh terhadap roadmap pengendalian inflasi yang berkaitan erat dengan kebijakan fiskal dan program nasional. Termasuk kesiapan Kota Banjarmasin terhadap implementasi program makanan bergizi gratis (MBG), penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengentasan kemiskinan,” jelas Taufik.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan mempercepat capaian target pembangunan Kota Banjarmasin yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Editor : Tim Redaksi


