lenterakalimantan.com, BARITO KUALA – Semangat kebersamaan ditunjukkan warga Desa Sungai Seluang Pasar, Kecamatan Belawang, Kabupaten Barito Kuala. Pada Jumat malam (20/5/2025), puluhan warga bahu membahu melaksanakan gotong royong pembangunan Mushola Nurul Fatta Zhoira, usai salat Isya.
Kegiatan ini merupakan gotong royong kedua dalam proses pembangunan mushola yang sebelumnya hanya berukuran 5 x 6 meter. Kini, mushola tersebut diperluas menjadi 9 x 11 meter lengkap dengan teras dan ruang tambahan, demi menampung lebih banyak jamaah dan kegiatan keagamaan.
Warga terlihat mengangkut pasir dan batu ke dalam mesin molen untuk memperkuat pondasi cakar ayam secara swadaya.
Ketua Pelaksana Pembangunan sekaligus Ketua RT setempat, Soeharto, mengatakan bahwa pembangunan ini didukung dana hibah dari Kesra Kabupaten Barito Kuala sebesar Rp300 juta, yang diusulkan melalui anggota dewan setempat.
“Anggaran yang ada kami manfaatkan semaksimal mungkin. Namun saat ini masih ada kebutuhan mendesak untuk pembangunan kubah, yang biayanya ditaksir mencapai Rp60 juta,” ungkap Soeharto.
Menurutnya, pembangunan kubah dengan diameter dalam 86 isi tersebut belum bisa direalisasikan karena keterbatasan dana. Oleh sebab itu, ia berharap ada bantuan tambahan dari pemerintah maupun para dermawan.
Soeharto menambahkan bahwa Mushola Nurul Fatta Zhoira nantinya akan difungsikan tidak hanya untuk salat lima waktu, tetapi juga berbagai kegiatan keagamaan seperti maulid, pengajian anak-anak, tahlilan, yasinan, hingga program hafiz Qur’an saat bulan Ramadan.
“Kami menargetkan pembangunan selesai dalam waktu sekitar 90 hari melalui gotong royong. Mudah-mudahan semangat kebersamaan warga ini tetap terjaga dan menjadi contoh bagi generasi muda,” tuturnya.
Ia juga berharap, keberadaan mushola ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat sekitar serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan desa.


