Lenterakalimantan.com, RANTAU – PT Bhumi Rantau Energi (BRE), anak perusahaan Hasnur Group dan Padang Karunia Group, kembali menerima penghargaan dari Bupati Tapin atas kontribusinya sebagai sponsor utama Tapin Art Festival. Ini merupakan kali kelima secara berturut-turut perusahaan tersebut menerima apresiasi serupa.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Tapin, H. Yamani, pada pembukaan Tapin Art Festival yang digelar Jumat malam di RTP Siring Rantau Baru.
“Kesuksesan dan kelancaran Tapin Art Festival tidak lepas dari dukungan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tapin. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah membantu terselenggaranya acara tahun ini,” ujar H. Yamani dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kegiatan festival budaya ini membawa banyak manfaat, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perputaran uang dan peningkatan aktivitas UMKM.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Yamani menyebut sejumlah perusahaan yang berperan besar dalam mendukung festival, di antaranya PT Bhumi Rantau Energi, PT Kalimantan Prima Persada (KPP), PT Antang Gunung Meratus (AGM), PT Hasnur Riung Sinergi (HRS), dan perusahaan lainnya.
“Kami harapkan dukungan ini terus berlanjut, terutama dalam menggerakkan sektor UMKM masyarakat Tapin,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur PT BRE, Asep Edwin Firdaus, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan Pemkab Tapin.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Ini sejalan dengan semangat mendiang pendiri Hasnur Group, H. Sulaiman HB, yang mengajarkan pentingnya kontribusi sosial dalam bentuk apa pun,” ungkap Asep.
Ia menjelaskan, sejak 2019 PT BRE bersama perusahaan di bawah Hasnur Group lainnya—seperti PT EBL, PT HRS, PT HJI, dan PT HCT—telah aktif dalam mendukung pengembangan ekonomi dan budaya di Kabupaten Tapin.
Tak hanya sebagai sponsor, PT BRE juga mengikutsertakan UMKM binaan dalam kegiatan festival, seperti produk makanan ringan dan kain sasirangan dari masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan (ring 1). Selain itu, perusahaan turut memberikan pembinaan terhadap kelompok seni lokal seperti kesenian Bakuntau dan Hadrah.
“Kami ingin mereka juga punya ruang untuk berekspresi dan berkembang melalui event seperti Tapin Art Festival,” tutup Asep.


