lenterakalimantan.com, PPU – Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi satu-satunya daerah di Kaltim yang mampu swasembada beras. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri panen raya bersama kelompok tani di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kamis (17/9/2025).
“Sepengetahuan saya, PPU adalah lumbungnya padi, satu-satunya kabupaten di seluruh Kaltim yang swasembada beras,” tegas Gubernur Harum.
Dalam kesempatan itu, Harum juga memberikan apresiasi kepada para petani yang tetap berkomitmen melestarikan budidaya padi. Menurutnya, keberadaan kelompok tani yang konsisten menanam padi menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara agraris.
Ia mengingatkan agar lahan pertanian tidak dialihfungsikan, terutama menjadi perkebunan kelapa sawit. “Saya meminta agar lahan pertanian ini jangan berubah fungsi, supaya produksi padi tetap terjaga,” tambahnya.
Sebelumnya, saat mendampingi Menteri Pertanian di Babulu, Harum meminta Pemkab PPU untuk terus mendorong program swasembada pangan. Luas tanam padi di PPU saat ini sudah meningkat dari 5.500 hektare menjadi 7.500 hektare.
Meski begitu, kebutuhan beras di Kaltim masih bergantung pasokan dari luar daerah. “Produksi padi kita masih sedikit, kira-kira lebih dari 30 persen bahkan 50 persen kebutuhan beras masih diimpor dari provinsi lain. Hari ini kita diminta bagaimana caranya agar bisa swasembada,” jelasnya.
Kegiatan panen raya ini turut dihadiri Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah Harum, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Bupati PPU H. Mudyat Noor, Wakil Bupati Abdul Waris Muin, jajaran perangkat daerah Kaltim, serta Pemkab PPU.


