lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII Banjar menyampaikan berbagai tuntutan yang mencakup penataan ritel modern, penguatan marwah Martapura sebagai Kota Serambi Makah, serta persoalan kelangkaan dan penurunan kualitas BBM dalam audiensi bersama jajaran DPRD setempat, Rabu (26/11/25).
Audiensi ini menjadi wadah penyampaian aspirasi mahasiswa terkait berbagai persoalan yang dinilai mendesak untuk ditindaklanjuti pemerintah daerah.
Salah satu isu yang diangkat adalah maraknya pembangunan ritel modern, terutama minimarket yang kini semakin menjamur di berbagai titik.
Keberadaan minimarket tersebut dinilai dapat mempengaruhi keberlangsungan usaha kecil milik warga karena persaingan yang tidak seimbang. PMII mendorong DPRD Banjar untuk melakukan pembatasan pembangunan ritel modern agar tidak berdampak negatif terhadap pedagang lokal.
Selain itu, PMII turut menyoroti pentingnya pengembalian marwah Martapura sebagai “Kota Serambi Makkah”.
Identitas religius Martapura dinilai mulai tergerus akibat munculnya sejumlah warung yang dianggap tidak sesuai norma. PMII meminta pemerintah dapat memperketat pengawasan dan mengambil tindakan terhadap aktivitas yang dapat merusak marwah Martapura.
Persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga turut menjadi sorotan dalam diskusi. Mahasiswa menyampaikan keluhan warga mengenai tidak hanya sulitnya memperoleh BBM di sejumlah SPBU, tetapi juga adanya dugaan penurunan kualitas BBM yang dianggap telah bercampur dengan unsur lain sehingga merugikan pengguna.
PMII meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait memastikan distribusi yang merata sekaligus melakukan pengawasan terhadap kualitas BBM yang beredar.
Wakil Ketua DPRD Banjar, H Irwan Bora menyampaikan apresiasi atas masukan diajukan PMII dalam audiensi di gedung DPRD Banjar.
Seluruh aspirasi yang disampaikan, mulai dari penataan ritel modern hingga isu marwah Martapura dan BBM, disebut akan dibahas lebih lanjut dan diteruskan kepada pemerintah daerah.
“Ini menjadi evaluasi bagi kami sebagai lembaga DPRD dan akan menyampaikan aspirasi ini kepada pemerintah daerah guna mencarikan solusi terhadap berbagai hal yang disampaikan dalam audiensi,” ujar Irwan.
Penulis: Ghina Nur Azzizah
Editor: Rian


