lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel), H Suripno Sumas, menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema “Peran Komunikasi dalam Membentuk Wawasan Kebangsaan” sebagai upaya memperkuat ketahanan informasi masyarakat di era digital. Kegiatan yang berlangsung Minggu (30/11/2025) ini dihadiri warga Banjarmasin Tengah serta menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi.
Dalam sambutannya, Suripno menegaskan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah informasi agar tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan yang beredar di media sosial.
“Kami berharap masyarakat bisa membedakan mana informasi hoaks dan mana yang benar, agar tidak terjadi kekacauan,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut menghadirkan Akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Fahriannor, sebagai narasumber. Ia menyoroti meningkatnya potensi polarisasi di masyarakat akibat penyebaran informasi tanpa literasi digital yang memadai.
“Informasi di media sosial dapat menimbulkan polarisasi dan hal-hal negatif jika tidak disaring dengan baik,” tegasnya.
Fahriannor menyebutkan, selain risiko intoleransi, fitnah, dan ujaran kebencian, media digital juga menyimpan peluang besar untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, komunikasi yang sehat mampu mendorong penyebaran nilai positif seperti gotong royong, persatuan, dan kesatuan.
“Media sosial punya potensi besar untuk menyebarkan nilai kebangsaan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” jelasnya.
Suripno berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi informasi serta mampu menguatkan wawasan kebangsaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Editor : Tim Redaksi


