lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel XII Tahun 2025, akhirnya resmi dibuka. Meskipun sempat diuji dengan guyuran hujan lebat di siang hari, semangat pembukaan tak kunjung padam.
Bertempat di Stadion Pertasi Kencana, upacara pembukaan pada Sabtu (1/11/2025) sore, berlangsung meriah dan penuh semarak.
Ribuan atlet dan masyarakat tumpah ruah memadati stadion untuk menyaksikan seremoni yang menandai dimulainya kompetisi olahraga terbesar di Banua ini.
Acara dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, didampingi Ketua KONI Kalsel dan para Kepala Daerah se-Kalsel. Puncak kemeriahan mencapai klimaks dengan prosesi simbolis penyalaan obor Porprov.
Dalam pidato sambutannya, Muhidin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atas keberhasilan menjadi tuan rumah.
Ia secara blak-blakan menyinggung tantangan anggaran yang terbilang terbatas. Muhidin juga mengakui bahwa dana yang dialokasikan minim, tapi penyelenggara mampu membuktikan diri.
“Pertama-tama, ulun Haji Muhidin, mengapresiasi kegiatan yang diadakan di tanah di Tanah Laut ini dengan dana kurang lebih Rp10 miliar,” ungkapnya.
Dirinya secara spesifik juga memuji efisiensi dan manajemen yang dilakukan oleh Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, yang dinilainya sukses memaksimalkan dana yang ada demi suksesnya perhelatan ini.
“Jadi manajemennya dengan Rp10 miliar itu bisa melaksanakan kegiatan yang ada di sini, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati,” puji Muhidin.
Menutup sambutannya, ia berharap Porprov XII ini dapat menjadi ladang berkah dan sukses melahirkan talenta-talenta olahraga baru yang akan mengharumkan nama Kalimantan Selatan di level nasional.
“Mudah-mudahan yang ke-12 di Tanah Laut ini membawa keberkahan dan untuk mengharumkan nama Banua kita, Kalimantan Selatan,” harapnya.
Menurut Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, Porprov XII bukanlah sekadar kompetisi, melainkan sebuah panggung vital. Ia menekankan bahwa melalui ajang inilah, bibit-bibit unggul atlet Kalimantan Selatan diseleksi secara ketat sebagai persiapan strategis untuk menghadapi perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) selanjutnya.
“Kami sangat berharap pada kegiatan properti ini akan menghasilkan anak-anak kita para petarung, yang nantinya mewakili Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengikuti PON di NTB dan NTT pada tahun 2028,” ujarnya.
Rahmat juga menekankan pentingnya esensi lain dari Porprov, yakni sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar daerah di Kalimantan Selatan.
“Sehingga kegiatan ini bukan menjadi ajang kompetisi saja tapi tentunya menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua,” tegasnya.
Editor: Rizki


