lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS — Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar Pertemuan Audit Maternal Perinatal (AMP) tingkat Kabupaten Kapuas pada Selasa (3/12/2025) di Aula Hotel Fovere. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Jum’atil Fajar, M.Hlth.Sc.
Dalam sambutannya, dr. Jum’atil Fajar menegaskan bahwa AMP merupakan bagian penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kapuas. Ia menekankan bahwa audit kasus maternal dan perinatal bukan bertujuan mencari kesalahan individu, melainkan sebagai evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
“Melalui AMP, kita dapat mengidentifikasi penyebab, hambatan, dan faktor risiko yang berkontribusi pada setiap kejadian. Hasil evaluasi inilah yang menjadi dasar perbaikan layanan di seluruh fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Pertemuan AMP kali ini diikuti oleh peserta dari berbagai fasilitas kesehatan, antara lain puskesmas, rumah sakit, dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan maternal dan neonatal. Dalam forum tersebut, peserta merumuskan langkah-langkah perbaikan mulai dari peningkatan deteksi dini risiko kehamilan, penguatan sistem rujukan, hingga optimalisasi pelayanan gawat darurat maternal dan perinatal.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan setiap ibu hamil dan bayi mendapatkan layanan yang aman dan berkualitas. Tim AMP Kabupaten Kapuas turut melakukan telaah terhadap sejumlah kasus untuk memetakan pola kejadian serta menyusun rekomendasi yang dapat segera diimplementasikan.
Dengan terselenggaranya pertemuan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas berharap upaya menekan angka kematian ibu dan bayi dapat semakin optimal, sekaligus memperkuat komitmen seluruh tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan maternal dan perinatal di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
Editor : Tim Redaksi


