lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Forum Bappeda se-Indonesia resmi mengukuhkan pengurus periode baru dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bappeda se-Indonesia 2025 yang digelar di Banjarmasin, baru-baru ini. Pengukuhan ini menandai penguatan komitmen nasional untuk memperkuat integrasi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Ketua Forum Bappeda se-Indonesia, Dikky Anugerah, menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi.
“Pengukuhan pengurus bukan sekadar seremonial, tetapi tonggak komitmen untuk membangun arah pembangunan yang lebih terukur, kuat, dan terintegrasi,” ujarnya.
Dikky memaparkan sejumlah tantangan yang tengah dihadapi pemerintah daerah, mulai dari ketimpangan wilayah, keterbatasan fiskal, perubahan iklim, kualitas data yang belum merata, hingga fragmentasi dokumen perencanaan. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut penguatan perencanaan yang solid dan lintas sektor.
Ia juga menekankan posisi penting pemerintah daerah dalam pembangunan nasional.
“Pemerintah daerah bukan unsur pelengkap. Daerah adalah poros strategis yang menggerakkan denyut kemajuan pembangunan,” ucapnya.
Selain itu, Dikky menegaskan komitmen Forum Bappeda untuk mendukung agenda pembangunan nasional.
“Kami siap mendukung sepenuhnya Program Strategis Nasional dan menyukseskan Asta Cita Presiden di setiap jengkal tanah air,” tuturnya.
Dalam pesannya, ia juga mengingatkan pentingnya kehadiran negara dalam pelayanan publik.
“Masyarakat tidak boleh merasakan berkurangnya kehadiran negara hanya karena keterbatasan fiskal. Negara harus hadir tanpa jeda,” tegasnya.
Pengukuhan tersebut sekaligus menegaskan peran Forum Bappeda se-Indonesia sebagai wadah kolaborasi nasional untuk memperkuat knowledge-based planning, integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta peningkatan kualitas perencanaan di seluruh daerah.
Editor : Tim Redaksi


