lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Warga terdampak banjir di Desa Benua Raya RT 03, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, mengaku banyak binatang melata masuk ke dalam rumah, seperti ular berbisa.
Kondisi genangan air membuat hewan liar tersebut keluar dari habitatnya dan berpotensi membahayakan warga.
Seperti yang terjadi di rumah Megawati (53), belum lama tadi. Rumahnya dimasuki ular berukuran sedang berenang di dalam rumahnya.
Dengan rasa takut, Megawati yang tidak bisa berbuat banyak hanya diam di atas rak darurat yang dibuat tinggi dan menunggu ular keluar dengan sendirinya.
“Ya saya takut sudah beberapa kali rumah saya dan tetangga yang lain dimasuki ular, apalagi ada anak anak,”katanya.
Ia menambahkan, banjir paling parah pada tahun 2021 hingga semua warga di Desa Benua Raya RT 03 mengungsi dan semua rumah kosong.
“Kalau dulu banjir sebelum tahun 2021 air genangan saja di pelataran rumah, semakin ke sini air malah merendam rumah,”ucapnya.
Ia mengatakan, demi keselamatan anaknya yang sedang hamil delapan bulan terpaksa harus dicarikan kontrakan di tempat yang lebih aman.
“Pokoknya kalau sudah bulan memasuki musim penghujan, saya sudah siap-siap mengangkat segala alat-alat rumahan diamankan di atas rak darurat. Termasuk juga tidur dalam keadaan kedinginan,” pungkasnya.
Editor: Rizki












