lenterakalimantan.com, BARITO KUALA – Suasana malam di kawasan warung remang-remang Desa Sungai Lumbah, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, berubah menjadi kepanikan, Minggu (18/1/2026).
Seorang perempuan bernama ENL (36), yang sehari-hari bekerja di salah satu warung di kawasan tersebut, ditemukan tergeletak bersimbah darah di tepi jalan sekitar pukul 23.00 Wita.
Sejumlah warga mengungkapkan, korban masih terlihat beraktivitas normal beberapa saat sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Salah satu saksi, M Amin (70), mengaku sempat dilayani korban sebelum ENL meninggalkan warung.
“Dia baru saja membuatkan saya teh, sempat berbincang sebentar. Setelah itu dia pergi menjauh. Tidak lama kemudian suasana mendadak ribut,” ujar Amin.
Kegaduhan itu membuat warga berhamburan keluar. Awalnya, beberapa orang mengira terjadi kecelakaan lalu lintas. Namun dugaan tersebut berubah setelah diketahui korban mengalami luka serius.
Pasangan suami istri Arsyad (35) dan Regina (37) yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut saat mengetahui korban adalah ENL, yang mereka kenal.
“Awalnya kami kira orang kecelakaan. Setelah didekati ternyata ENL, teman saya,” kata Regina.
Menurut Regina, korban mengalami luka bacok di kedua tangan serta luka tusuk di bagian dada. Ia juga menyebut ENL merupakan warga Kilometer Enam dan meninggalkan tiga anak yang masih kecil.
Informasi yang berkembang di lokasi menyebutkan, sebelum ditemukan tergeletak, korban diduga sempat menemui dua pria yang datang menggunakan sepeda motor di sekitar warung.
Korban yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas datang ke lokasi untuk melakukan penanganan awal sebelum mengevakuasi jasad korban ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Hingga kini, aparat Polsek Alalak masih mengumpulkan keterangan para saksi dan mendalami motif di balik peristiwa tersebut.












