lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Hamparan kebun semangka seluas sekitar lima hektare tampak hijau membentang di Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu. Di balik kebun itu, ada sosok Alfian, seorang jurnalis yang akrab disapa Cemple, yang kini aktif mengajak kaum milenial terjun ke dunia pertanian.
Bersama petani setempat, Alfian mengelola kebun semangka yang dijadwalkan memasuki masa panen pada Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026. Kebun tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga dikembangkan sebagai wisata edukasi dan agrowisata.
Masyarakat yang berkunjung dapat merasakan pengalaman wisata petik semangka dan menikmati buah segar langsung di lokasi secara gratis. Sementara bagi pengunjung yang ingin membawa pulang hasil panen, semangka dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp7.500 per kilogram.
“Dengan berkebun semangka, kita tidak hanya menanam buah, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Alfian kepada Lenterakalimantan.com, Senin (2/2/2026).
Selain semangka, kebun tersebut juga ditanami melon yang diperkirakan akan memasuki masa panen pada awal bulan Ramadan. Alfian berharap kegiatan ini mampu mengubah pandangan generasi muda bahwa sektor pertanian bukan pekerjaan yang kuno, melainkan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan serta mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Di kebun semangka Desa Manunggal ini, terdapat tiga varietas yang dibudidayakan, yakni semangka kuning berbiji, semangka merah berbiji, dan semangka merah tanpa biji.
Melalui kegiatan ini, Alfian mengajak masyarakat, khususnya kaum milenial, untuk tidak ragu dan tidak malu terjun ke dunia pertanian, sekaligus merasakan langsung pengalaman berkebun yang menyenangkan dan bernilai ekonomi.
Editor: Muhammad Tamyiz


