lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Dugaan roti berjamur yang sempat viral di media sosial terkait distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Tanah Laut, dipastikan telah selesai dan tidak ditemukan pelanggaran.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi oleh pihak terkait terhadap sampel makanan yang dipermasalahkan.
Isu tersebut sebelumnya menjadi perbincangan di media sosial setelah beredar foto dan narasi yang menyebutkan adanya roti berjamur dalam paket makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat.
Menindaklanjuti hal itu, pengelola SPPG Desa Ujung bersama unsur terkait segera melakukan pemeriksaan dan klarifikasi atas informasi yang beredar.
Klarifikasi SPPG Desa Ujung
Kepala SPPG Desa Ujung, Hernando R, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengklarifikasi langsung kepada warga yang mengunggah informasi di media sosial. Ia menegaskan bahwa roti yang diterima SPPG dalam kondisi baik dan masih layak dikonsumsi.
Menurutnya, tampilan yang diduga jamur tersebut merupakan tepung terigu yang menempel pada alas roti, bukan jamur.
Ia menambahkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan produsen roti terkait kualitas produk yang dikirim ke SPPG. Diketahui roti tersebut telah datang pada hari Minggu dan kemudian didistribusikan pada hari Senin untuk konsumsi saat berbuka puasa.
“Roti tersebut datang pada hari Minggu dan didistribusikan pada hari Senin untuk dimakan saat buka puasa,” ujarnya.
Hernando menegaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan melalui pertemuan bersama unsur terkait yang melibatkan pihak kecamatan, TNI, Polri, Kepala Yayasan Ubudiyah, serta para guru.
“Hasil pertemuan tadi sudah tidak ada masalah. SPPG bisa berjalan seperti biasa tanpa kendala,” pungkasnya.
Satgas MBG Imbau Masyarakat Bijak Menggunakan Medsos
Secara terpisah, Camat Bati-Bati sekaligus Satgas MBG, Noor Helmi, menyatakan bahwa persoalan menu makanan yang sempat diposting di media sosial telah diselesaikan.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan menyampaikan permasalahan terlebih dahulu kepada pihak sekolah maupun pengelola SPPG sebelum mempublikasikannya.
“Hasil pertemuan tadi sudah selesai, tidak ada masalah, dan terkait pelaksanaan MBG di Kecamatan Bati-Bati tidak ada permasalahan kesehatan,” tegasnya.
Editor: Rizki


