lenterakalimantan.com, SENTUL – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Supian HK menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (2/2) pagi.
Supian HK hadir bersama Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengawal program prioritas Presiden agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rakornas dibuka Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.
Mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini diikuti sekitar 4.487 peserta dari unsur kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pimpinan DPRD, serta Forkopimda se-Indonesia.
Rakornas bertujuan menyelaraskan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah sesuai amanat Undang-Undang Pemerintahan Daerah dan rencana pembangunan jangka menengah nasional.
Supian HK menyebut forum tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah.
“DPRD sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab memastikan setiap program prioritas nasional yang dijalankan di daerah benar-benar berpihak kepada masyarakat. Sinergi harus diwujudkan melalui perencanaan yang matang, penganggaran tepat, dan pengawasan ketat,” tegasnya.
Ia menilai tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kolaborasi yang solid, tidak hanya pada tataran kebijakan, tetapi juga dalam implementasi.
Menurut Supian, keberhasilan agenda Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat pembangunan infrastruktur, menjaga stabilitas sosial, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra strategis dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan pembangunan agar kebijakan sesuai kebutuhan dan karakteristik daerah,” ujarnya.
Ia juga berharap hasil Rakornas memperkuat komitmen bersama dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Kehadiran Gubernur Kalsel dan Forkopimda secara lengkap dinilai menjadi simbol soliditas kepemimpinan daerah dalam mendukung arah kebijakan pemerintah pusat. DPRD Kalsel, lanjutnya, berkomitmen terus bersinergi demi percepatan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Editor : Tim Redaksi


