lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) memberikan catatan kritis dalam momentum pergantian kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Tala masa bakti 2026–2031. Organisasi kepemudaan ini diingatkan agar tetap teguh pada fungsi sosialnya dan tidak terjebak dalam pusaran prestise jabatan semata.
Dalam Temu Karya Karang Taruna yang berlangsung di aula Dinas Sosial Tala, Senin (16/2/2026), Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Masturi, menyoroti fenomena perebutan kursi kepemimpinan yang kerap hanya berakhir pada formalitas tanpa aksi nyata.
”Jangan sampai jabatan dalam organisasi ini hanya menjadi status semata. Jangan sampai menjadi ketua hanya untuk simbol, gaya-gayaan, atau sekadar prestise,” ujar Masturi saat membacakan sambutan tertulis Bupati.
Pemerintah mengharapkan munculnya pemimpin yang memiliki daya tahan terhadap intervensi luar dan mampu menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah.
”Kita membutuhkan pemimpin muda yang berintegritas, bukan yang mudah dibelokkan haluannya oleh kepentingan pihak tertentu. Karang Taruna harus menjadi mitra strategis pemerintah, bukan berjalan sendiri-sendiri tanpa arah,” tegasnya.
Selain aspek integritas, kepengurusan periode 2026–2031 dituntut untuk lebih peka terhadap dinamika sosial di masyarakat. Salah satu peran strategis yang diharapkan adalah kemampuan organisasi dalam menjembatani komunikasi kebijakan pemerintah.
Setelah melewati persaingan visi yang sengit, Muhammad Khaidir terpilih untuk memimpin organisasi ini selama lima tahun ke depan. Meski baru terpilih, ia dan jajaran pengurusnya tidak memiliki waktu lama untuk bersantai.
Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Selatan, Tri Hayat, langsung menitipkan tugas berat yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.
Tanah Laut dipastikan akan menjadi pusat perhatian pemuda se-Kalimantan Selatan tahun ini. Tri Hayat menekankan bahwa persiapan teknis dan mental harus segera dimatangkan.
”Pesan kami bahwa ada PR besar untuk pengurus yang terpilih nanti, karena tahun ini Kabupaten Tanah Laut akan menjadi tuan rumah Kemah Karya Bakti Wisata Karang Taruna tahun 2026,” tegas Tri.
Editor: Rizki


