lenterakalimantan.com, KOTABARU – Harga LPG 3 kilogram di Kabupaten Kotabaru melonjak tajam hingga mencapai Rp70 ribu per tabung di tingkat eceran. Angka ini jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp27 ribu yang ditetapkan pemerintah. Kondisi tersebut membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, kian terbebani.
Menindaklanjuti keluhan warga, Wakil Ketua DPRD Kotabaru Awaludin bersama Ketua Komisi II Abu Suwandi, sejumlah anggota dewan, instansi terkait, serta Polres Kotabaru menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen, pangkalan, dan toko penjual LPG 3 kg. Sejumlah awak media turut mendampingi sidak tersebut, Jum’at (25/7/2025).
Namun, tim sidak tidak menemukan adanya penjualan langsung LPG 3 kg. Di salah satu toko di kawasan depan Limbur, pemilik toko hampir menutup usahanya. Begitu pula dengan pangkalan yang dikunjungi, seluruhnya sudah tidak beroperasi.
Kepada wartawan, Awaludin menegaskan sidak ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Hasil temuan lapangan akan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait.
Sementara itu, instansi teknis mengakui keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melakukan pengawasan distribusi. Kondisi ini kerap menimbulkan kebocoran sehingga LPG 3 kg tidak tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Menyikapi persoalan tersebut, Awaludin meminta agar perangkat desa dilibatkan dalam pengawasan distribusi gas bersubsidi. Menurutnya, pemerintah desa lebih memahami kondisi warga sehingga dapat memastikan LPG 3 kg benar-benar sampai kepada masyarakat tidak mampu.
Editor : Tim Redaksi


