lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru terus mempercepat persiapan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru Tahun 2026.
Pembahasan dilakukan dalam rapat lanjutan pembentukan panitia pelaksana dan penyusunan agenda kegiatan yang digelar di Aula Srikandi Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Banjarbaru, Kamis (26/2/2026). Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banjarbaru, Sri Lailana.
Sri Lailana menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), pemangku kepentingan, serta elemen masyarakat agar peringatan hari jadi menjadi momentum yang berdampak luas.
BACA JUGA : Silaturahmi Ramadan Pemkot Banjarbaru, Wali Kota Serahkan Tali Asih untuk Anak Yatim
Ketua Panitia Pelaksana Hari Jadi ke-27, Prof. Dr. Husaini, menyampaikan arahan Wali Kota Erna Lisa Halaby yang menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ibu Wali Kota menginstruksikan agar seluruh rangkaian kegiatan berdampak positif bagi masyarakat Banjarbaru. Hari jadi ini milik seluruh warga, sehingga semua berhak berpartisipasi,” ujar Husaini.
Ia juga menegaskan pentingnya penguatan struktur kepanitiaan agar pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, lengkap, dan terkoordinasi. Setiap seksi diminta memastikan program tersusun jelas disertai pembagian tugas yang terukur.
Selain itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diwajibkan berkontribusi aktif sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Salah satu contoh, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarbaru akan menggelar pasar rakyat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dan diminta segera merealisasikan persiapannya.
BACA JUGA : Wali Kota Banjarbaru Serahkan Santunan untuk Dhuafa dan Lansia di Liang Anggang
Rapat turut membahas konsep tema peringatan, penyusunan agenda kegiatan inti dan pendukung, teknis pelaksanaan, serta strategi publikasi agar partisipasi masyarakat dapat optimal.
Pemkot Banjarbaru berkomitmen menghadirkan peringatan Hari Jadi ke-27 yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna, edukatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.
Sumber : Yds/Erz/MedCenBJB
Editor : Tim Redaksi


