lenterakalimantan.com, BANJAR – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang pemuda bernama Alfiannoor (20), warga Desa Simpang 3, yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Mataraman, Sabtu (14/2/2026).
Peristiwa ini bermula pada Kamis (12/2) malam sekitar pukul 19.00 WITA. Saat itu, korban memancing bersama seorang rekannya di bantaran sungai. Rekan korban sempat melihat Alfiannoor berlari di tepi sungai, sebelum akhirnya menghilang dari pandangan. Sejak kejadian tersebut, keluarga dibantu warga setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya masih nihil.
Laporan kejadian kemudian disampaikan kepada aparat desa dan diteruskan ke Kantor SAR Banjarmasin. Menindaklanjuti laporan dari Kepala Desa Mataraman, satu tim rescue yang terdiri dari lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 15.00 WITA. Tim bergerak menggunakan rescue car menuju titik koordinat 3°19’29.20″S 115°00’30.01″E dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, membenarkan dimulainya operasi pencarian tersebut. Ia mengatakan tim telah dilengkapi peralatan pendukung untuk melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik jatuh korban.
“Tim rescue sudah kami berangkatkan dengan peralatan lengkap, termasuk perahu karet dan alat selam. Fokus kami saat ini memaksimalkan koordinasi dengan seluruh unsur potensi SAR agar pencarian berjalan efektif, terutama sebelum kondisi gelap,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Banjar, Polsek Mataraman, Damkar Kabupaten Banjar, Amandit Rescue, serta masyarakat setempat. Peralatan utama yang dikerahkan meliputi rubber boat, perlengkapan water rescue, dua set alat selam, dan perangkat komunikasi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan mendukung upaya penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Editor: Muhammad Tamyiz


