lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU — Suasana haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin saat gema takbir berkumandang pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Sebanyak 371 warga binaan menerima Remisi Khusus (RK) Idulfitri sebagai bentuk penghargaan atas perubahan perilaku selama menjalani masa pembinaan.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi dilaksanakan usai Salat Idulfitri di lapangan utama Lapas. Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, memimpin langsung kegiatan tersebut dan secara simbolis menyerahkan SK kepada perwakilan penerima.
Berdasarkan data, sebanyak 89 narapidana memperoleh remisi 15 hari, 266 narapidana mendapatkan remisi satu bulan, dan 16 narapidana lainnya menerima remisi satu bulan 15 hari.
Arifin Akhmad menyampaikan, pemberian remisi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam sistem pemasyarakatan guna mendorong narapidana untuk terus memperbaiki diri.
“Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi saudara untuk terus berperilaku baik dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” ujarnya saat membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Ia menambahkan, remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, pihaknya menegaskan komitmen Lapas Batulicin dalam memberikan pembinaan yang optimal, baik dari sisi kepribadian maupun kemandirian, sehingga warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif.
Salah satu penerima remisi berinisial DTA mengaku bersyukur atas pengurangan masa pidana yang diterimanya pada momen Idulfitri tahun ini.
“Ini menjadi harapan baru bagi saya untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” katanya.
Selain penyerahan remisi, Lapas Batulicin juga memberikan piagam penghargaan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu atas kerja sama dalam pembinaan rohani Islam bagi warga binaan.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus menjadi momentum penuh makna bagi warga binaan dalam merayakan Idulfitri dengan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.
Editor: Muhammad Tamyiz


