lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dua pria dilaporkan hilang setelah menceburkan diri ke Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Rabu (25/3/2026) malam. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua korban.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jembatan Dewi pada pukul 22.00 WITA. Berdasarkan informasi dari Rescue 911 Banjarmasin, kedua korban sebelumnya terlibat pertengkaran di lokasi kejadian.
Saksi mata menyebutkan, salah satu pria tiba-tiba melompat ke sungai saat perkelahian berlangsung. Tak lama kemudian, pria lainnya yang terlibat pertengkaran ikut menceburkan diri ke aliran Sungai Martapura.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan upaya pencarian awal. Namun, hingga saat ini kedua korban belum ditemukan. Identitas korban juga masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin memberangkatkan satu tim rescue beranggotakan enam personel pada pukul 23.10 WITA menuju lokasi kejadian.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Polairud Polda Kalimantan Selatan, Rescue 911 Banjarmasin, Water Rescue Banjarmasin, serta masyarakat setempat. Tim SAR juga mengerahkan sejumlah peralatan, seperti perahu karet, alat selam, serta alat pendeteksi bawah air Aqua Eye.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan pihaknya telah melakukan langkah awal pencarian di lokasi.
“Kami telah menerima laporan dua orang menceburkan diri ke Sungai Martapura setelah terlibat perselisihan. Tim sudah diberangkatkan dengan peralatan lengkap untuk melakukan pencarian,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca berawan dan pencarian pada malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat tidak mendekat ke area pencarian demi kelancaran operasi dan keselamatan bersama,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih berstatus hilang. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.
Editor: Tim Redaksi


