lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Kabupaten Tanah Laut menandai babak baru dalam dunia kewirausahaan daerah lewat Musyawarah Cabang (Muscab) VII BPC HIPMI Tanah Laut, di Gedung Sarantang Saruntung pada Sabtu (28/02/2026).
Regenerasi kepemimpinan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan sebuah pernyataan sikap para pengusaha muda untuk terlibat aktif dalam akselerasi ekonomi nasional.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melihat HIPMI sebagai mitra yang strategis. Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Laut, Ismail Fahmi, menaruh ekspektasi tinggi agar organisasi ini menjadi ruang bagi pemuda Tanah Laut.
”Harapan kami dengan terpilihnya ketua HIPMI ini nanti akan semakin berkembang dan menjadi rumah bagi para pemuda yang punya motivasi untuk terus maju,” ujar Fahmi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai tambah dari sebuah pembangunan daerah terletak pada kemampuan para pengusaha lokal dalam menghadirkan terobosan baru.
”Harapan kita tentunya kawan-kawan yang tergabung di dalam HIPMI punya lebih banyak inovasi, motivasi, dan ada hal-hal baru yang bisa turut serta membangun Bumi Tuntung Pandang.”
Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Selatan, Putra Qomaluddin, memberikan perspektif yang lebih luas mengenai keunggulan kompetitif Tanah Laut. Ia menyoroti keberagaman latar belakang anggota HIPMI sebagai modal sosial yang kuat.
”Ber-HIPMI di Tanah Laut merupakan proses jejaring yang terbaik karena multiprofesi, multibisnis dari kecil sampai besar. Itu merupakan fondasi utama bagaimana perkembangan di Tanah Laut nanti berjalan dengan baik,” jelas Putra.
Tak hanya soal internal, Putra juga membawa angin segar mengenai arah kebijakan pusat. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, sektor pertanian dan peternakan di Kalimantan Selatan kini masuk dalam radar prioritas nasional.
Di tengah peluang besar, Putra menegaskan bahwa etika dan kepatuhan aturan organisasi adalah harga mati bagi pemimpin BPC HIPMI Tanah Laut di masa mendatang demi menjaga marwah organisasi.
Agenda ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan sebuah lompatan strategis bagi pengusaha muda Tanah Laut untuk bertransformasi dari pemain lokal menjadi kontributor di level nasional.
Editor: Rizki


