lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Banjir yang sudah berlangsung 4 hari di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel, masih merendam pemukiman warga.
Hingga banjir belum ada tanda-tanda akan csurut, sementara kondisi air di Sungai Asam-Asam masih bertahan pada ketinggian 360 sentimeter.
Ditambah wilayah Desa Asam-Asam tiap hari terjadi hujan deras.
Akibatnya sebagian kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir dari 275 KK sebanyak 8 RT harus terpaksa mengungsi ke pihak keluarganya yang berada di kawasan tinggi.
“Bagi warga ada yang mengungsi ke tempat keluarganya,” kata Ahmad Pauji Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Datu Bungur saat dihubungi, Jumat (7/6/2024).
Posko dapur umum, kata Ahmad Pauzi, sudah didirikan, sejak kemarin warga mulai sibuk aktivitas memasak untuk memenuhi kebutuhan yang terdampak banjir.
“Dapur Umum di buka dari kemarin, memenuhi makan warga,”ucapnya.
Ahmad Pauzi katakan, bantuan bahan pokok mulai berdatangan dari pihak perusahaan. Namun kendalanya stok bahan pokok dapur umum sudah mulai menipis.
“Sekarang sudah mulai menipis stok bahan pokok di dapur umum,” pungkasnya.


