lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Kuala Kapuas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat membangun budaya peduli lingkungan melalui aksi nyata berupa penanaman pohon penghijauan dan kerja bakti membersihkan kawasan jalan protokol.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Eks Batalyon 631 Antang, Jalan Kalimantan Kuala Kapuas, melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, masyarakat, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Aksi bersama tersebut menjadi simbol komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat bagi masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Arhensa Mullah Muhammad, menilai kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan hanya dilakukan saat peringatan hari-hari tertentu.
Menurutnya, penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang yang sangat penting bagi kawasan perkotaan. Selain memperindah lingkungan, keberadaan pohon juga membantu menjaga kualitas udara, mengurangi dampak polusi, serta menciptakan ruang hidup yang lebih nyaman bagi masyarakat.
“Penanaman pohon merupakan investasi lingkungan untuk masa depan. Manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang,” ujar legislator dari Partai Bulan Bintang (PBB), Senin (8/6/2026).
Selain penghijauan, kegiatan kerja bakti membersihkan ruas jalan protokol juga menjadi upaya menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih aktif berpartisipasi dalam menciptakan wajah kota yang tertata dan nyaman.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kapuas I Kecamatan Selat itu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Menurutnya, permasalahan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengajak warga untuk menerapkan langkah-langkah sederhana dalam menjaga lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta merawat pohon yang telah ditanam.
“Lingkungan yang bersih dan hijau merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian yang dimulai dari hal-hal kecil, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam semakin meningkat, sehingga upaya mewujudkan Kuala Kapuas yang bersih, asri, dan berkelanjutan dapat terus terjaga.
Editor: Muhammad Tamyiz


