lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting untuk membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Hal tersebut disampaikan Rudy Mas’ud saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, Jalan Slamet Riyadi, Samarinda, Sabtu (7/3/2026).
Gubernur yang akrab disapa Harum itu mengatakan, bagi pemerintah daerah, peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna penting dalam memperkuat komitmen untuk mengayomi masyarakat sekaligus menghadirkan pembangunan yang adil dan merata di Kalimantan Timur.
Menurutnya, kemajuan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik maupun ekonomi semata, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan akhlak masyarakat.
“Pemerintah juga mendukung berbagai kegiatan untuk menciptakan generasi muda Islam yang mencintai Al-Qur’an. Kemajuan pembangunan harus berjalan seiring dengan pembangunan akhlak,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Rudy Mas’ud juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama, qori dan qoriah, serta hafidz dan hafidzah yang terus menggaungkan syiar Al-Qur’an di Kalimantan Timur.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan ulama menjadi modal penting dalam membangun daerah. Pemerintah berperan menghadirkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sementara para ulama membimbing akhlak umat.
“Pemerintah membangun untuk kesejahteraan masyarakat, sementara ulama mendidik akhlak masyarakat. Kolaborasi ini menjadi modal besar untuk membangun Kalimantan Timur yang kita cintai,” katanya.
Gubernur juga berharap masyarakat senantiasa mencintai Al-Qur’an, menjaga kemuliaannya, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kita digolongkan menjadi hamba yang mencintai Al-Qur’an, menjaga kemuliaannya, dan mengamalkannya. Semoga pula Allah SWT memberikan keberkahan bagi daerah kita,” ucapnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut menghadirkan penceramah Zulva Musthofa. Kegiatan turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji beserta istri, anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltim Sarifah Suraidah, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, sejumlah kepala perangkat daerah, serta Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Irianto Lambrie.


