lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Kehadiran Gubernur Kalimantan Timur, H Rudy Mas’ud, dalam open house Idulfitri 1447 Hijriah di Pendopo Odah Etam, Ahad (22/3/2026), membawa kebahagiaan tersendiri bagi para penyandang disabilitas yang turut hadir.
Suasana haru, bangga, dan bahagia tampak jelas dari wajah para penyandang disabilitas di Kalimantan Timur (Kaltim) yang berkesempatan hadir dalam kegiatan open house hari kedua tersebut.
Bertempat di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, kegiatan ini menjadi momen istimewa, khususnya bagi mereka yang untuk pertama kalinya dapat bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di Benua Etam.
Melalui bahasa isyarat, para penyandang disabilitas merasakan wujud nyata kepedulian seorang pemimpin yang hadir tanpa sekat dan tanpa jarak, termasuk kepada mereka.
“Kami ingin lebih banyak berbagi kebahagiaan kepada saudara-saudara kita, termasuk para penyandang disabilitas. Semoga mereka berbahagia di hari yang fitri ini,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.
Ucapan tersebut menjadi penyemangat tersendiri. Sejumlah penyandang disabilitas bahkan mengaku momen ini menjadi pengalaman pertama yang sangat berkesan dalam hidup mereka.
Salah satunya Mareza Lina, penyandang tuna rungu, yang mengaku sangat bahagia. Dengan bahasa sederhana, ia menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir dan bertemu langsung dengan Gubernur bersama sang istri, Hj Sarifah Suraidah.
“Saya sangat senang dan bahagia hadir di sini. Baru pertama kali bertemu dengan Pak Gubernur. Mohon maaf lahir batin,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Eko Sutrisman, penyandang tuna rungu lainnya. Ia menilai momen tersebut menjadi pengalaman berharga.
“Saya juga sangat senang. Ini pertama kali bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur,” tuturnya.
Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Lebaran, tetapi juga menjadi simbol bahwa kehadiran pemimpin daerah benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat, termasuk mereka yang kerap terpinggirkan.
Di tengah keterbatasan, para penyandang disabilitas pulang dengan hati penuh kebahagiaan berkat perhatian dan empati yang diberikan.
Lebaran kali ini pun terasa lebih hangat, bermakna, dan membanggakan. Ke depan, perhatian pemerintah diharapkan terus meningkat bagi para penyandang disabilitas di Kalimantan Timur.


