Hal senada disampaikan Bendahara DPW ALFI/ILFA Kalsel, Fery Suseno. Ia menyebut Banjarmasin masih memegang peranan penting sebagai jalur distribusi utama di Kalimantan, terlebih dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Posisi Banjarmasin sebagai pusat distribusi harus terus dijaga dan diperkuat,” katanya.
Terkait kondisi terkini, Fery memastikan aktivitas distribusi logistik masih berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
“Operasional sejauh ini tetap normal,” ujarnya.
Meski demikian, pelaku usaha diminta tetap waspada terhadap berbagai dinamika, termasuk kemungkinan kenaikan biaya logistik akibat perubahan kebijakan seperti harga bahan bakar minyak (BBM).
“Kami tidak ingin berspekulasi. Yang jelas, setiap kebijakan pemerintah tentu akan berdampak dan harus disikapi dengan bijak,” kata Bagus.
Melalui kegiatan ini, ALFI/ILFA Kalsel berharap hubungan antaranggota semakin solid serta mampu memperkuat kontribusi sektor logistik dalam mendukung pembangunan daerah.
Editor: Tim Redaksi


