lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Kondisi infrastruktur jalan nasional di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kalimantan Tengah, menjadi sorotan serius. Kerusakan yang dinilai kian parah disebut membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat mobilitas logistik antarwilayah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) bersama pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret melalui perbaikan menyeluruh.
Menurutnya, kerusakan jalan tidak lagi bersifat ringan, melainkan sudah masuk kategori berat dan tersebar di sejumlah kabupaten, meliputi Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, hingga Murung Raya.
“Seluruh ruas itu merupakan jalan negara. Kondisinya relatif sempit dan banyak mengalami kerusakan. Ini tentu mengganggu arus transportasi, baik kendaraan pribadi maupun angkutan logistik,” ujar Sirajul Rahman, Selasa (8/4/2026).
Ia menyoroti ruas Muara Teweh menuju Puruk Cahu sebagai salah satu titik dengan kondisi paling memprihatinkan. Berdasarkan laporan dan pantauan lapangan, kerusakan terparah berada di Kilometer 52, yang dinilai rawan memicu kecelakaan lalu lintas.
Selain kerusakan badan jalan, kondisi jembatan juga menjadi perhatian. Jembatan di wilayah Bitan, misalnya, dilaporkan mulai mengalami penurunan kualitas struktur hingga kerap tergenang air.
“Ini tidak hanya soal kenyamanan, tapi sudah menyangkut keselamatan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan bisa semakin meluas dan berisiko lebih besar,” tegasnya.
Tak hanya itu, Sirajul juga menyinggung kelanjutan pembangunan jalan nasional pada ruas Sungai Hanyu menuju Puruk Cahu yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menilai proyek tersebut berpotensi terbengkalai jika tidak segera dilanjutkan.
“Sayang sekali jika aset yang sudah dibangun tidak diteruskan. Pemerintah pusat dan balai jalan perlu memberi perhatian serius agar pembangunan bisa tuntas,” katanya.
Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, DPRD Kalteng tetap mendorong agar perbaikan infrastruktur di kawasan DAS Barito menjadi prioritas. Sirajul berharap alokasi anggaran dapat segera direalisasikan pada tahun berjalan maupun dalam perencanaan 2027.
“Kami berharap ada komitmen nyata dari pemerintah pusat agar perbaikan jalan ini bisa segera dilakukan dan dituntaskan,” pungkasnya.
Editor: Rizki


