lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dealer Honda Delima Motor Sutoyo menggelar kegiatan Membatik Bersama sebagai upaya mengenalkan sekaligus melestarikan budaya membatik kepada masyarakat. Kegiatan ini memadukan unsur edukasi, kreativitas, dan kebersamaan dalam suasana yang hangat dan inspiratif.
Melalui workshop tersebut, peserta diajak mengenal secara langsung proses pembuatan batik, mulai dari menggambar pola, menggunakan canting, hingga tahap pewarnaan. Setiap tahapan dilakukan dengan penuh ketelitian sehingga memberikan pengalaman yang tidak hanya edukatif, tetapi juga berkesan.
Kegiatan membatik menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memahami nilai budaya yang terkandung dalam setiap motif yang dihasilkan. Setiap karya yang dibuat memiliki karakter dan cerita tersendiri sesuai dengan imajinasi dan kreativitas masing-masing peserta.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sebagian besar mengaku baru pertama kali mencoba membatik, namun tetap mampu menghasilkan karya yang menarik berkat pendampingan dari instruktur yang berpengalaman. Suasana kegiatan pun berlangsung akrab dan penuh interaksi.
Supervisor Area Kalsel 1 PT Trio Motor, Gema Aji Rimbawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi masyarakat melalui aktivitas yang bernilai budaya.
“Melalui kegiatan Membatik Bersama ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda, di mana masyarakat bisa lebih dekat dengan budaya sekaligus mengekspresikan kreativitas mereka. Ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga tentang proses dan makna di balik setiap karya yang dibuat,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana belajar membatik, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan dan mengapresiasi warisan budaya Indonesia.
Melalui workshop Membatik Bersama, Honda Delima Motor Sutoyo berharap masyarakat semakin mengenal dan mencintai budaya lokal, serta turut berperan dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
Editor: Tim Redaksi


