lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menetapkan tiga prioritas utama USAI pelantikannya, yakni penguatan Koperasi Merah Putih, pengembangan UMKM, dan penurunan angka pengangguran.
Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara bersama Humas Diskominfotik Kota Banjarmasin di ruang kerjanya, Rabu (1/4/2026).
Machli menjelaskan, Diskopumker memiliki peran strategis karena menjalankan program dari tiga kementerian, yaitu Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM, dan Kementerian Ketenagakerjaan.
“Program yang dijalankan harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta mendukung visi misi Wali Kota Banjarmasin dalam mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, penguatan Koperasi Merah Putih menjadi prioritas utama dengan target mulai operasional paling lambat 2027. Saat ini, sebanyak 52 koperasi telah terbentuk di 52 kelurahan di Kota Banjarmasin.
Untuk percepatan implementasi, dua kelurahan ditetapkan sebagai percontohan, yakni Pemurus Luar dan Tanjung Pagar.
“Ini akan menjadi model koperasi ideal yang dapat direplikasi di kelurahan lain,” katanya.
Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan lahan, kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta akses permodalan. Untuk itu, Diskopumker akan menggelar pelatihan manajemen, keuangan, tata kelola, dan kewirausahaan pada 7–8 April 2026.
Di sektor UMKM, Machli menyebut usaha mikro dan kecil mendominasi struktur ekonomi daerah. Berdasarkan data, terdapat 62.872 unit usaha mikro dan kecil, dengan 59.531 di antaranya merupakan usaha mikro.
“Pelaku UMKM harus benar-benar merasakan kehadiran pemerintah, baik melalui pendampingan, akses permodalan, maupun pembukaan pasar,” tegasnya.


