lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU — Upaya menanamkan budaya baca tak bisa ditunda. TK-KB Nurul Muhibbah langsung tancap gas dengan membawa 14 anak didiknya “menyerbu” Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (29/4/2026).
Menggunakan satu unit bus Brimob, rombongan datang bukan sekadar kunjungan biasa. Misi utamanya jelas: menyuntikkan minat baca sejak dini di tengah tantangan rendahnya budaya literasi.
Kedatangan mereka disambut pihak Dinas Perpustakaan melalui Kepala Bidang Pengolahan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Pustakaan, Alden Ibrahim.
Alden menegaskan, pengenalan literasi tidak boleh menunggu usia dewasa.
“Anak-anak harus dikenalkan sejak dini. Perpustakaan bukan tempat yang membosankan, tapi ruang belajar yang menyenangkan,” tegasnya.
Begitu tiba, anak-anak langsung diajak mengenal berbagai fasilitas perpustakaan. Mereka menyusuri ruang baca, melihat koleksi buku, hingga mencoba berbagai sarana pendukung yang tersedia.
Tak berhenti di situ, kegiatan dikemas interaktif. Anak-anak membaca bersama, mendengarkan dongeng dari petugas, hingga menonton film edukatif di studio mini.
Suasana makin hidup saat kegiatan senam bersama digelar. Tawa dan semangat anak-anak pecah, menciptakan pengalaman belajar yang jauh dari kesan kaku.
Keberanian mereka pun diuji. Sejumlah anak tampil di depan, membaca doa, membacakan puisi, hingga bernyanyi tanpa ragu.
“Inilah bagian pentingnya. Anak-anak dilatih berani tampil dan percaya diri sejak kecil,” lanjut Alden.
Ia berharap langkah ini menjadi fondasi awal membangun generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga berani dan kreatif.
Di sisi lain, Direktur Pendidikan Yayasan Nurul Muhibbah, H. M. Zaki Yamani, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar kunjungan, tetapi investasi jangka panjang dalam membentuk karakter anak.
“Ini pengalaman penting bagi mereka. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cinta membaca, kreatif, dan percaya diri,” ujarnya.
Editor: Muhammad Tamyiz


