lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Puluhan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tanah Laut.
Program pelatihan tahap II ini disambut tinggi oleh masyarakat. Dari total 332 pendaftar, sebanyak 96 peserta berhasil lolos seleksi ketat dan akan mengikuti pelatihan dengan komposisi masing-masing kelas berisi 16 orang.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tanah Laut, Muhammad Zazuli, Senin (25/5/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, Zazuli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan berbasis kompetensi tersebut.
Ia menegaskan, program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi peningkatan keterampilan masyarakat yang selaras dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, pelatihan yang digelar di BLK Tanah Laut mencakup enam bidang, yakni pembuatan kue dan roti, menjahit pakaian wanita dewasa, instalasi listrik bangunan sederhana, operator komputer muda, tata rias pengantin, serta content creator.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan keterampilan serta memperluas wawasan.
Selain itu, Zazuli juga mendorong peserta agar tidak hanya bergantung pada peluang kerja formal, tetapi mampu berinovasi dan menciptakan lapangan kerja secara mandiri guna menambah pendapatan.
Upaya Meningkatkan Kualitas SDM Tanah Laut
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerind) Kabupaten Tanah Laut, Ulil Amri Bahtiar, menyampaikan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan.
Menurutnya, tantangan utama saat ini bukan hanya pada jumlah lapangan kerja, tetapi juga kesesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri.
“Dengan memberikan keterampilan yang bersertifikat dan diakui kompetensinya, langkah ini menjadi ujung tombak pemerintah daerah dalam upaya sistematis mengurangi angka pengangguran. Dengan keterampilan yang mumpuni, muara akhir program ini adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Editor: Rizki


