• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: BI Rate Naik ke 5,50 Persen, Ekonom Kalteng: Langkah Stabilisasi yang Perlu Diiringi Penguatan Fondasi Ekonomi
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home BI Rate Naik ke 5,50 Persen, Ekonom Kalteng: Langkah Stabilisasi yang Perlu Diiringi Penguatan Fondasi Ekonomi
KALIMANTAN TENGAH

BI Rate Naik ke 5,50 Persen, Ekonom Kalteng: Langkah Stabilisasi yang Perlu Diiringi Penguatan Fondasi Ekonomi

Antonius Sepriyono
Antonius Sepriyono
Share
4 Min Read
Ekonom
Ekonom Kalimantan Tengah, Rio Kriswana
SHARE

lenterakalimantan.com, PALANGKA RAYA – Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,50 persen menjadi salah satu kebijakan ekonomi yang cukup mengejutkan pelaku pasar.

Contents
Tekanan Global dan Respons KebijakanFundamental Ekonomi dan Dampak ke PasarPenguatan Fondasi dan Kualitas Investasi

Di tengah ekspektasi banyak pihak bahwa suku bunga akan dipertahankan, langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kewaspadaan terhadap berbagai tekanan ekonomi yang tengah berkembang, baik dari dalam maupun luar negeri.

Bagi masyarakat, kenaikan suku bunga acuan kerap dikaitkan dengan meningkatnya bunga kredit dan cicilan yang lebih mahal. Sementara itu, bagi pelaku pasar dan investor, kebijakan tersebut dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mempertahankan kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

Tekanan Global dan Respons Kebijakan

Menanggapi hal tersebut, Ekonom Kalimantan Tengah, Rio Kriswana, menilai keputusan Bank Indonesia perlu dicermati secara lebih mendalam karena berkaitan dengan dinamika ekonomi global yang berlangsung sangat cepat.

Rio menjelaskan, perekonomian global saat ini masih dibayangi berbagai ketidakpastian, mulai dari konflik geopolitik, gangguan rantai pasok dunia, fluktuasi harga energi, hingga penguatan dolar Amerika Serikat.

Dalam situasi tersebut, investor global cenderung memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, sehingga berpotensi memicu arus modal keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

Menurutnya, kenaikan BI Rate merupakan salah satu instrumen yang digunakan Bank Indonesia untuk merespons kondisi tersebut, terutama dalam menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi, serta mempertahankan kepercayaan investor.

“Dari sudut pandang stabilitas jangka pendek, langkah ini dapat dipahami,” ujarnya.

Fundamental Ekonomi dan Dampak ke Pasar

Meski demikian, Rio mengingatkan bahwa kenaikan suku bunga bukanlah solusi tunggal terhadap berbagai tantangan ekonomi.

Secara fundamental, perekonomian Indonesia dinilai masih cukup kuat, tercermin dari pertumbuhan yang stabil, inflasi terkendali, perbankan yang sehat, cadangan devisa yang memadai, serta konsumsi rumah tangga yang tetap menjadi motor utama.

Namun, ia menilai salah satu tantangan utama adalah tingginya sensitivitas pasar terhadap pergerakan modal global dan sentimen investor internasional.

“Fundamental yang kuat tidak berarti kebal terhadap tekanan eksternal,” jelasnya.

Rio juga menyoroti dampak kebijakan ini terhadap pasar saham. Kenaikan suku bunga umumnya menjadi sentimen negatif dalam jangka pendek karena meningkatkan biaya pinjaman dan menekan ekspansi usaha.

Di sisi lain, investor memiliki alternatif investasi yang lebih menarik melalui deposito dan obligasi, sehingga dapat memberikan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“IHSG bergerak berdasarkan ekspektasi, sedangkan ekonomi riil berdasarkan produktivitas,” katanya.

Penguatan Fondasi dan Kualitas Investasi

Lebih lanjut, Rio menekankan pentingnya kualitas investasi yang masuk ke Indonesia. Investasi produktif seperti pembangunan industri, hilirisasi, dan pengembangan teknologi dinilai lebih memberikan dampak jangka panjang dibandingkan modal jangka pendek atau hot money yang mudah keluar-masuk pasar.

Selain itu, faktor kepercayaan juga menjadi aspek penting. Investor tidak hanya melihat angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kepastian kebijakan, konsistensi regulasi, serta kepastian hukum.

“Mereka tidak hanya membeli angka, tetapi juga membeli keyakinan terhadap masa depan,” tegasnya.

Pada akhirnya, Rio menilai kenaikan BI Rate dapat dipahami sebagai langkah stabilisasi jangka pendek di tengah ketidakpastian global. Namun, penguatan fondasi ekonomi tetap menjadi kunci utama agar Indonesia mampu tumbuh berkelanjutan.

“Kebijakan ini bukan solusi akhir, melainkan alat untuk membeli waktu agar fondasi ekonomi dapat diperkuat,” pungkasnya.

Editor: Rizki

Terpopuler

PMI Banjarmasin
Ananda Aklamasi Pimpin PMI Banjarmasin, Janjikan Gedung Baru dan Transparansi Dana
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Pedagang Keluhkan Kondisi Pasar Pendopo, Anggota DPRD Barito Utara Minta Pemkab Segera Bertindak

Gubernur Kalteng Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Huma Betang Night

Wabup Dodo Buka Muscab Pramuka Kapuas 2025, Dorong Kepemimpinan Visioner dan Pembinaan Generasi Muda

Pemkab Barut Terima Bantuan Satu Unit Ambulance dari Bank Syariah Indonesia Muara Teweh

Wabup Kapuas Hadiri Penandatanganan PKS Jaksa Garda Desa dan Koperasi Merah Putih

Jelang Lebaran, Gubernur Kalteng Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Sampit

Tak Ada Korban Jiwa Kecelakaan di Tajau Pecah, Polisi Mengecek BB Sudah Tidak Ada

Pemprov Kalteng Bangkitkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Gelar Seni Budaya

Teladan Baru Motor Umumkan Pemanang Umrah Berpasangan

Bupati Barut Pantau Langsung Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Montalat

TAGGED:Kalimantan Tengah
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article Wabup Barito Utara Hadiri Rakerda APDESI Kalteng, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa Wabup Barito Utara Hadiri Rakerda APDESI Kalteng, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
Next Article APDESI APDESI Kalteng Gelar Rakerda dan Dialog Interaktif, Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Desa

Latest News

kabupaten kapuas
Kolaborasi Pemkab Kapuas dan Demokrat Ajak Warga Bangun Budaya Peduli Lingkungan
KALIMANTAN TENGAH Agustus 1, 2026
sungai kapuas
Kolaborasi Pemkab dan Demokrat Bersihkan Bantaran Sungai Kapuas, Edukasi Warga Jaga Lingkungan
KALIMANTAN TENGAH Agustus 1, 2026
adipura
Pertahankan Adipura, DPRD Kapuas Dorong Gerakan Bersama Lawan Persoalan Sampah
KALIMANTAN TENGAH Agustus 1, 2026
puncak musim kemarau
Hadapi Puncak Kemarau Agustus, DPRD Kapuas Dorong Langkah Mitigasi Sejak Dini
KALIMANTAN TENGAH Agustus 1, 2026
plinko gamethorfortune casinothorfortunethorfortunechicken road game
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?