lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Kalimantan Timur terus memantapkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Korpri VIII yang akan digelar di Makassar pada 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Training Center (TC) II secara daring pada 28–30 Juni 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengatakan Training Center II menjadi tahapan penting untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun mental para kafilah agar mampu tampil maksimal saat mewakili Kalimantan Timur di ajang nasional.
“Kami berharap melalui training ini kualitas para kafilah semakin meningkat. Mental mereka juga harus semakin kuat sehingga mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kalimantan Timur di MTQ Nasional Korpri,” ujar Sri Wahyuni saat membuka kegiatan secara virtual, Minggu (28/6/2026).
Sri menegaskan, keterbatasan kondisi keuangan daerah saat ini tidak boleh mengurangi semangat para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pembinaan. Menurutnya, tekad dan kesungguhan menjadi modal utama untuk meraih prestasi.
Ia juga meminta seluruh pelatih melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap perkembangan peserta selama pelaksanaan Training Center II. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Dewan Pengurus Korpri Kaltim dalam menyusun strategi pembinaan lanjutan.
“Berikan catatan terhadap setiap peserta agar kami mengetahui apa saja yang masih perlu diperbaiki maupun dipertahankan sebelum mengikuti MTQ Nasional Korpri,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Timur yang juga menjabat Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Kaltim, Yuli Fitriyanti, menjelaskan peserta Training Center II merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang lolos seleksi pada Desember 2025.
Sebanyak 38 kafilah mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari ASN Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.
“Peserta Training Center II berjumlah 38 orang yang berasal dari perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim maupun pemerintah kabupaten dan kota,” ujar Yuli.
Rinciannya, 15 peserta berasal dari Samarinda, lima orang dari Kutai Timur, lima orang dari Balikpapan, lima orang dari Bontang, empat orang dari Berau, dua orang dari Penajam Paser Utara, serta masing-masing satu orang dari Mahakam Ulu dan Kabupaten Paser.
Selama tiga hari pelaksanaan Training Center II, seluruh peserta mendapatkan pembinaan intensif dari 19 pelatih sebagai bagian dari pemantapan kemampuan sebelum berlaga pada MTQ Nasional Korpri VIII di Makassar.
Editor: Muhammad Tamyiz


