lenterakalimantan.com, JAKARTA – Pembangunan Markas Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Kabupaten Kutai Kartanegara dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan di Kalimantan Timur, terutama karena provinsi ini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus berbatasan langsung dengan Malaysia.
Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud usai menerima penghargaan dari Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi di Serambi Kehormatan Kopassus, Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terhadap pembangunan Markas Grup 4 Kopassus.
Menurut Rudy Mas’ud, kehadiran satuan elite TNI AD di Kalimantan Timur bukan sekadar penambahan fasilitas militer, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah yang kini berkembang sebagai pusat pemerintahan Indonesia.
“Dibangunnya Markas Grup 4 Kopassus di wilayah Kaltim tentu memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat. Kehadiran Kopassus memiliki makna penting karena sejak lama menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Gubernur yang akrab disapa Harum itu menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan terus mendukung setiap langkah penguatan pertahanan nasional.
“Untuk menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan negara, kami tidak mendukung 100 persen, tetapi 1.000 persen,” tegasnya.
Ia juga mengaku bangga atas penghargaan yang diberikan Kopassus kepada Pemprov Kaltim.
“Kami merasa bangga dan terhormat atas kepercayaan yang diberikan Kopassus kepada Pemprov Kaltim. Penghargaan ini kami terima dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi mengatakan pembangunan Markas Grup 4 Kopassus merupakan bagian dari konsep pertahanan pulau besar dan gugus pulau strategis yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, Kalimantan memiliki posisi strategis sehingga membutuhkan penguatan pertahanan yang memadai.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk Pemprov Kaltim, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, dan mitra dunia usaha yang telah berkontribusi dalam pembangunan markas tersebut.
“Ini bukan pekerjaan yang mudah. Namun dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, proses pembangunan dapat berjalan lebih baik. Kami berharap keberadaan Grup 4 Kopassus dapat menjaga keamanan dan ketertiban wilayah sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain Gubernur Kaltim, penghargaan juga diberikan kepada Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri serta sejumlah mitra dunia usaha. Acara turut dihadiri jajaran pejabat utama Kopassus, perwakilan Kementerian Pertahanan, dan unsur terkait lainnya.
Editor : Tamyiz


