lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut tidak ingin program bantuan berhenti pada tahap penyaluran. Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, turun langsung mengecek kondisi penerima manfaat sekaligus memastikan fasilitas pendidikan yang tersedia benar-benar mendukung kebutuhan masyarakat.
Peninjauan dilakukan Rahmat pada Kamis (30/7/2026), dengan menyasar program bedah rumah bagi warga kurang mampu dan fasilitas pendidikan di sejumlah sekolah dasar.
Di Desa Asri Mulya, Rahmat didampingi Kepala DKPRLH Tala, Gusti Dwi Erzandi, meninjau langsung sejumlah rumah yang menjadi penerima program bedah rumah.
Ia tidak hanya melihat hasil pembangunan, tetapi juga memeriksa progres pengerjaan dengan membandingkan kondisi awal rumah dengan bangunan yang sedang dikerjakan.
Kualitas material dan kelengkapan fasilitas dasar rumah turut menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.
“Saya ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran dan kualitasnya benar-benar layak huni. Ini adalah wujud kehadiran negara untuk masyarakat,” ujar Rahmat.
Rahmat juga berdialog dengan penerima manfaat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka setelah mendapatkan bantuan. Warga menyampaikan apresiasi karena program tersebut dinilai membantu memperoleh hunian yang lebih layak dan aman.
Cek Fasilitas dan Sekolah Ramah Anak
Sebelum meninjau program bedah rumah, Rahmat mengunjungi SDN 1 Angsau. Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala, Myrza Fazrina, ia mengecek sejumlah fasilitas penunjang pembelajaran, termasuk meja, kursi dan lemari yang baru tersedia.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan sarana tersebut memiliki kualitas yang baik serta memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru.
Namun, perhatian pemerintah daerah tidak hanya tertuju pada fasilitas fisik. Rahmat juga mendukung upaya SDN 1 Angsau untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan deklarasi Sekolah Ramah Anak. Deklarasi menjadi bentuk keseriusan seluruh elemen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif dan bebas dari kekerasan.
Melalui peninjauan langsung tersebut, Pemkab Tanah Laut menegaskan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Editor: Rizki


