Lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Program pembinaan kemandirian menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, saat meninjau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin, Rabu (12/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Erwedi melihat langsung berbagai kegiatan produktif yang dijalankan warga binaan. Mulai dari budidaya lele, bebek petelur, maggot, ikan betok hingga ayam petelur.
Salah satu yang menjadi perhatian yakni budidaya lele. Erwedi meninjau proses penyemaian sekitar 3.000 bibit lele yang dikembangkan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan.
Menurut Erwedi, kegiatan produktif di dalam lapas tidak hanya diarahkan untuk mengisi aktivitas warga binaan, tetapi juga menjadi sarana membangun keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
“Program kemandirian seperti budidaya lele, petelur, maggot, dan ikan betok perlu terus dikelola dengan baik agar menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan,” ujar Erwedi.
Selain program pembinaan, Erwedi juga mengecek sejumlah fasilitas pelayanan di Lapas Batulicin. Peninjauan dilakukan ke Dapur Sehat dan Pujasera untuk melihat pengelolaan makanan serta kegiatan produktif yang berlangsung di lingkungan lapas.
Ia kemudian menyambangi blok hunian warga binaan. Kondisi tempat tinggal, aspek keamanan dan ketertiban menjadi bagian yang turut diperiksa dalam kunjungan tersebut.
Pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian. Erwedi meninjau Klinik Pratama Lapas Batulicin untuk memastikan layanan kesehatan bagi warga binaan berjalan secara optimal.
Erwedi menegaskan, pembinaan produktif harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan dasar. Aspek makanan, kesehatan, kebersihan hingga keamanan dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan mendukung proses pembinaan.
“Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembinaan dan pelayanan di Lapas berjalan secara nyata dan memberikan manfaat bagi warga binaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyebut kunjungan Kakanwil menjadi momentum bagi jajaran untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pelaksanaan program pembinaan dan pelayanan.
“Kami menjadikan kunjungan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan di Lapas Batulicin. Setiap arahan dan hasil peninjauan akan kami tindak lanjuti melalui penguatan program, peningkatan pengelolaan sarana, serta evaluasi berkelanjutan,” ujar Thoha.
Ia berharap berbagai program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat bagi warga binaan, sekaligus mendukung kesiapan mereka untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Kalsel tersebut menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Pembinaan yang produktif, pelayanan yang baik, serta penguatan keamanan diharapkan mampu menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, sehat, dan mendukung perubahan perilaku warga binaan.
Foto: Kakanwil Ditjenpas Kalsel Erwedi Supriyatno saat meninjau program pembinaan dan layanan di Lapas Kelas III Batulicin. Foto: Humas.
Penulis: Arif LK
Editor: Muhammad Tamyiz


