lenterakalimantan.com, NGAWI – Investor muda dan figur pasar modal Andry Hakim resmi bergabung dengan Partai Demokrat pada Senin, 7 September 2026. Langkah tersebut menjadi babak baru bagi Andry yang sebelumnya dikenal aktif di dunia investasi dan edukasi pasar modal.
Bergabungnya Andry ditandai dengan penyerahan kartu tanda keanggotaan Partai Demokrat yang disebut dilakukan langsung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Tak lama setelah resmi menjadi bagian dari partai, Andry menyampaikan pesan mengenai perubahan melalui Instagram Story.
“Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau waktu lain. Diri kita sendirilah perubahan yang selama ini kita nantikan.”
Di sisi lain, Andry tetap membawa perhatian pada sektor investasi dan pasar modal. Ia menyampaikan keinginannya agar semakin banyak investor memperoleh manfaat dari pertumbuhan pasar saham Indonesia.
“Saya mau mendedikasikan bikin semua investor kaya raya, IHSG all time high. Semua yang cacing jadi naga,” tulisnya.
Sebelum masuk politik, Andry dikenal sebagai investor serta pendiri Stockwise yang aktif membagikan edukasi dan pandangan mengenai investasi kepada publik.
Namanya juga tercatat memiliki kepemilikan saham di sejumlah emiten. Berdasarkan data yang dikutip IDNFinancials pada 2026, Andry memiliki saham di antaranya PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS).
Masuknya Andry ke Partai Demokrat sekaligus membuka peluang hadirnya perspektif baru dari kalangan investor muda dalam dunia politik, terutama terkait ekonomi, kewirausahaan, pasar modal, dan literasi keuangan.
Dengan latar belakang tersebut, kiprah Andry di politik kini menjadi perhatian, khususnya bagi kalangan investor muda dan pengikutnya di media sosial.


